Redaksi88.com – Kementerian Keuangan memberikan laporan terbaru mengenai penggunaan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program MBG merupakan salah satu prioritas utama pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
Pelaksanaannya telah dimulai sejak 6 Januari 2025 dan menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.
Baca Juga: Program MBG Serap Rp2,3 Triliun APBN, Kemenkeu Ungkap 3,26 Juta Orang Sudah Terima Manfaat
Namun, masih diperlukan upaya pemerataan agar manfaat program ini bisa dirasakan oleh semua kelompok sasaran.
Hingga 29 April 2025, realisasi anggaran APBN untuk MBG telah mencapai Rp2,3 triliun.
"Jumlah penerima manfaat Makan Bergizi Gratis adalah 3,26 juta, dilayani sudah di atas 1.100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," jelas Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Keuangan, Rabu (30/4/2025).
Suahasil menyatakan jumlah SPPG akan terus bertambah seiring dengan peningkatan target penerima manfaat.
Baca Juga: Mengapa 1 Mei Jadi Hari Libur Nasional? Ini Sejarah Singkat Hari Buruh di Indonesia
Untuk mendukung percepatan program, pemerintah telah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp100 triliun.
"Alokasi anggaran yang saat ini sudah tersedia yaitu Rp71 triliun, kita siagakan ke Rp171 triliun karena pada Kuarter IV akan melayani 82,9 juta penerima dan dilayani oleh 32.000 SPPG," tegasnya.
Penambahan anggaran ini sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo yang ingin mempercepat cakupan penerima manfaat MBG.
Awalnya, program MBG menargetkan 17,9 juta penerima pada 2025, terdiri dari 15,5 juta anak sekolah dan 2,4 juta ibu hamil, menyusui, serta balita.