Redaksi88.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto telah berjalan sejak 6 Januari 2025.
Program ini dikelola oleh Badan Gizi Nasional dengan sasaran utama siswa sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita.
Hingga 29 April 2025, Kementerian Keuangan mencatat realisasi anggaran APBN untuk MBG telah mencapai Rp2,3 triliun.
Baca Juga: Mengapa 1 Mei Jadi Hari Libur Nasional? Ini Sejarah Singkat Hari Buruh di Indonesia
“Realisasi terakhir program MBG dijalankan oleh Badan Gizi Nasional sampai pada 29 April (2025) adalah Rp2,3 triliun,” ungkap Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN yang disiarkan di YouTube Kementerian Keuangan, Rabu (30/4/2025).
Suahasil menyebutkan terjadi percepatan penyerapan anggaran untuk program ini.
“Ini terjadi percepatan, kalau diingat paparan kami sekitar sampai Februari 2025, baru ketika itu Rp0,3 triliun,” tambahnya.
“Jadi selama bulan Maret dan bulan April, telah berbelanja Rp2 triliun tambahan,” jelasnya.
Menurut Suahasil, belanja program MBG mencapai sekitar Rp1 triliun per bulan.
“Ini tentunya akan terus meningkat menjadi percepat, kita harapkan akan ada percepatan belanja dari Badan Gizi Nasional untuk Makan Bergizi Gratis ini,” ujarnya.
Hingga akhir April 2025, penerima manfaat MBG telah mencapai 3,26 juta orang.
Anggaran awal APBN untuk MBG sebesar Rp71 triliun, namun dengan rencana percepatan dari Prabowo, anggaran kemungkinan ditambah Rp100 triliun menjadi total Rp171 triliun.
Artikel Terkait
Telah Lama Diam, Jokowi Laporkan Kasus Tudingan Ijazah Palsu, Begini Alasannya Mengapa Baru Sekarang
Usai Viral Soal Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi Laporkan 5 Oknum ke Polda Metro Jaya
Jokowi Siap Buktikan Keaslian Ijazah, Ahli Digital Forensik Sebut Analisis Harus Sesuai Prosedur Ilmiah
Sejarah Hari Buruh Internasional Setiap 1 Mei, Mengenang Tragedi Pekerja yang Memperjuangkan Hak Kerja Layak
Mengapa 1 Mei Jadi Hari Libur Nasional? Ini Sejarah Singkat Hari Buruh di Indonesia