REDAKSI88.com – Nama Nadiem Makarim kini turut disebut dalam pusaran dugaan korupsi proyek pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun yang tengah menjadi sorotan publik.
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan proyek yang berlangsung antara tahun 2019 hingga 2022 itu.
Kejaksaan Agung pun saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam program tersebut.
Menanggapi tudingan tersebut, Nadiem akhirnya angkat suara. Pendiri Gojek itu menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama penuh dengan aparat penegak hukum dalam proses hukum yang berjalan.
"Saya akan selalu mendukung aparat penegak hukum dalam pemeriksaan apapun," ujar Nadiem saat berbicara dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier, dikutip Rabu, 11 Juni 2025.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab atas setiap hal yang terjadi di bawah kepemimpinannya. "Kalau memang ada temuan apapun di dalam organisasi saya, saya akan bantu," tambahnya.
Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Skandal Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook Rp9,9 Triliun di Era Nadiem Makarim
Lebih jauh, Nadiem menekankan bahwa latar belakang keluarganya tidak memberi ruang bagi praktik korupsi, bahkan menyebut dirinya tidak pernah mengambil keuntungan pribadi dari proyek tersebut.
"Mas (Deddy Corbuzier) kenal saya, ayah saya Komite Etika KPK, Ibu saya pendiri daripada Bung Hatta Anti-Corruption Award," tegas Nadiem.
"Saya lahir dan dibesarkan di keluarga anti korupsi. Saya tidak akan pernah dan tidak akan pernah mengambil sepersen pun," pungkasnya.***