Redaksi88.com – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, memberikan penjelasan terkait rencana pemerintah yang akan membawa 2.000 warga Gaza ke Indonesia untuk menjalani pengobatan.
Hasan Nasbi mengungkapkan, Pulau Galang di Provinsi Kepulauan Riau telah disiapkan pemerintah sebagai pusat layanan kesehatan bagi warga Gaza yang membutuhkan pengobatan.
“Rencananya disiapkan pusat pengobatannya di Pulau Galang, karena di Pulau Galang ada fasilitas rumah sakit, termasuk fasilitas pendukung lainnya untuk 2.000 warga Gaza dan menampung keluarga yang mendampingi,” ujar Hasan Nasbi di Kantor Kwarnas, Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025.
Ia mengatakan bahwa upaya ini merupakan bentuk kegiatan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia.
Pulau Galang dipilih karena lokasinya yang terpisah dari permukiman warga, sebagaimana juga pernah digunakan untuk penanganan COVID-19.
“Itu terpisah dari warga kita yang bermukim di pulau-pulau lainnya,” jelas Hasan.
“Kalau dari segi keamanan dan kenyamanan warga, itu sangat manageable kalau di sana,” imbuhnya.
Baca Juga: India Dikenai Tarif Impor 50 Persen oleh AS, Imbas Beli Pasokan Minyak dari Rusia
Hasan juga menegaskan bahwa kehadiran 2.000 warga Gaza ke Indonesia bukanlah bentuk pemindahan dari negara asalnya, melainkan murni untuk menjalani proses pengobatan.
“Ini bukan evakuasi, ini untuk pengobatan, jadi setelah sembuh, setelah selesai pengobatan, mereka akan kembali lagi ke Gaza,” ucapnya.
“Jadi bukan memindahkan warga, tapi semacam operasi kemanusiaan untuk membantu sebanyak yang kita bisa,” sambungnya.
Mengenai warga Gaza yang akan dibawa ke Indonesia, Hasan Nasbi menyatakan bahwa target pemerintah untuk saat ini adalah membantu sebanyak 2.000 orang.***