nasional

Respon Istana soal Demo 25 Agustus yang Sempat Ricuh di DPR, Ingatkan Penyampaian Aspirasi Jangan Sampai Merusak

Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:22 WIB
Kepala PCO Hasan Nasbi saat mengungkapkan alasan pemilihan calon dubes oleh Prabowo dalam keterangan resmi pada 8 Juli 2025. (Tangkapan layar YouTube Kantor Komunikasi Kepresidenan)

Redaksi88.com – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, angkat bicara terkait aksi demo 25 Agustus 2025 di depan gedung DPR yang sempat berujung ricuh.

Unjuk rasa pada Senin itu menyebabkan sejumlah kerusakan, mulai dari gerbang DPR hingga separator busway.

Menanggapi aksi tersebut, Hasan menyatakan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara. 

Baca Juga: 5 Cara Menyusun Strategi Bisnis dengan Bantuan AI, dari Riset Pasar hingga Membangun Brand yang Kuat

Namun, ia mengingatkan agar aksi tetap dilakukan secara tertib dan tidak menimbulkan kerusakan.

“Gini, kebebasan berpendapat tidak pernah dilarang, orang ingin menunjukkan aspirasi dijamin oleh Undang Undang,” ujar Hasan Nasbi di kantor PCO, Selasa, 26 Agustus 2025.

“Tapi kalau merusak, ya tidak dijamin oleh Undang Undang, maksudnya tidak disuruh Undang Undang, itu berbeda dengan penyampaian pendapat,” imbuhnya.

Baca Juga: Heboh Isu Food Tray MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Istana dan BPOM Siap Turun Tangan

Menurutnya, kalau aksi berubah menjadi anarkis hingga merusak fasilitas umum, maka hal tersebut sudah tidak termasuk dalam kategori penyampaian pendapat.

“Aspirasinya saya yakin sudah sampai ke pihak yang ingin didengar, kita yakin sampai,” ucapnya.

“Jadi pemerintah melihat demonstrasi itu usaha menyampaikan aspirasi tapi jangan sampai merusak, jangan mengganggu ketertiban, jangan sampai merugikan kepentingan orang lain, gitu kira-kira,” jelasnya.

Baca Juga: Babak Baru Perang Dagang 2025: AS Ancam Tarif Impor 200 Persen ke China Imbas Rencana Pembatasan Ekspor Magnet Langka Dibatasi

Diketahui, salah satu tuntutan dalam demo 25 Agustus adalah penghapusan tunjangan anggota DPR yang menuai kritik publik. 

Beberapa tunjangan dinilai sebagai bentuk pemborosan di tengah kebijakan efisiensi dan kondisi masyarakat saat ini.***

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB