REDAKSI88.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir apabila menemukan beras SPHP rusak. Pemerintah memastikan beras tersebut dapat langsung ditukar di kantor Bulog, bahkan jika kemasan sudah terbuka.
Amran menuturkan, langkah penukaran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas pangan masyarakat.
Menurutnya, program SPHP dirancang untuk membantu stabilisasi harga sekaligus menjamin ketersediaan beras layak konsumsi, sehingga kebijakan terkait beras SPHP rusak menjadi bentuk perlindungan bagi konsumen.
Ia menjelaskan, beras yang diproduksi petani dalam negeri memiliki kualitas baik. Jika ditemukan beras SPHP rusak, penyebabnya kemungkinan besar terjadi pada proses penyimpanan, bukan pada tahap produksi.
“Meskipun kemasannya sudah dibuka, berasnya rusak, langsung tukar. Diganti oleh Bulog,” ujarnya dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu 30 Agustus 2025.
Amran juga menekankan bahwa kebijakan ini merupakan diskresinya sebagai menteri. Ia ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan beras yang sesuai standar.
Baca Juga: KPI Sampaikan Duka atas Wafatnya Affan Kurniawan, Tekankan Profesionalisme Penyiaran
Dengan adanya mekanisme penukaran beras SPHP rusak, masyarakat diharapkan tetap percaya pada kualitas program SPHP.
Selain menjaga kepercayaan publik, penukaran beras SPHP rusak juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan jaminan pangan.
Kementerian Pertanian bersama Bulog terus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok melalui program Gerakan Pangan Murah.
Baca Juga: Bapanas: Kopdes Merah Putih Bisa Jual Beras SPHP dan Dukung Program MBG
Menurut Amran, langkah tersebut penting untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan yang tidak hanya terjangkau tetapi juga berkualitas.
Kehadiran kebijakan penukaran beras SPHP rusak diyakini dapat memperkuat posisi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen.