Redaksi88.com – Media sosial diramaikan dengan beredarnya video dari Guangzhou, China, yang memperlihatkan ribuan baju murah siap dikirim ke Indonesia.
Video yang diunggah akun TikTok @yinnijofq1n itu menampilkan tumpukan karung berisi pakaian dengan tujuan pengiriman ke sejumlah kota besar, seperti Bandung, Medan, Palembang, Yogyakarta, hingga Semarang.
Yang menarik perhatian publik, harga baju yang ditawarkan sangat murah.
Dalam salah satu unggahan disebutkan harga hanya Rp600 hingga Rp700 per potong.
Bahkan, ada keterangan harga US$50 atau setara Rp824.250 (kurs Rp16.485 per US$) untuk satu bal berisi 2.000 kaus wanita tujuan pengiriman ke Bandung.
Pada unggahan lain, harga yang sama juga dicantumkan untuk satu bal berisi 900 kaus wanita dengan tujuan Jakarta.
Fenomena ini memicu kekhawatiran bagi industri tekstil lokal yang selama ini kesulitan bersaing dengan banjir produk impor murah.
Publik pun mempertanyakan bagaimana legalitas dan dampak dari masuknya pakaian tersebut ke dalam negeri.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menanggapi langsung kabar viral itu.
“Nanti kita cek lagi ya. Kan kemarin kita waktu di Bandung expose untuk barang baju bekas, atau thrifting,” ujar Budi di JCC Senayan, Jakarta, Jumat, 29 Agustus 2025.
“Di Bandung sekitar 2 minggu yang lalu ya. Kita kan ada expose penyitaan barang bekas senilai Rp112 miliar, di 11 gudang. Di Bandung, Cimahi dan sekitarnya. Ada sebanyak sekitar 19.000 balpres,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Akui Kecewa, Prabowo Janji Beri Tindakan Sekeras-kerasnya pada Anggota Brimob yang Diduga Lindas Affan
Dirut GoTo Patrick Walujo Melayat, Janjikan Dukungan Finansial serta Asuransi untuk Keluarga Affan Kurniawan
Prabowo Melayat ke Rumah Affan Kurniawan, Sampaikan Duka Cita Langsung pada Keluarga
Menteri PKP Janjikan Satu Unit Rumah Bersubsidi untuk Keluarga Driver Ojol Affan Kurniawan
Bapanas: Kopdes Merah Putih Bisa Jual Beras SPHP dan Dukung Program MBG