nasional

KPK Pastikan Penyelidikan Kasus Google Cloud yang Menjerat Nadiem Tetap Berlanjut, Siap Koordinasi dengan Kejagung

Minggu, 14 September 2025 | 16:00 WIB
KPK pastikan kasus Google Cloud yang menjerat Nadiem Makarim tetap berjalan dan siap berkoordinasi dengan Kejagung. (kejaksaan.go.id)

Redaksi88.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan layanan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tetap berlanjut.

Penegasan ini disampaikan meski Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek, kini telah ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus berbeda.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan status hukum Nadiem di Kejagung terkait pengadaan laptop Chromebook tidak akan menghambat penyelidikan perkara Google Cloud.

Baca Juga: Viral Video Prabowo Diputar Sebelum Penayangan Film di Bioskop Mulai, Begini Respons Istana

“Penyelidikan perkara terkait pengadaan Google Cloud di KPK masih lanjut dan berprogress,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu 13 September 2025.

Ia menambahkan, koordinasi antar-lembaga bisa dilakukan apabila keterangan Nadiem kembali dibutuhkan oleh penyidik KPK.

“Tidak ada kendala [untuk pemeriksaan], hal itu bisa dikoordinasikan. Sehingga penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di KPK maupun Kejagung sama-sama bisa berjalan efektif,” tegasnya.

Baca Juga: Tren PHK Tak Surut, Jawa Barat Kembali Catat Angka Tertinggi

Sebelumnya, KPK telah memeriksa Nadiem pada 7 Agustus 2025 di Gedung Merah Putih. 

Ia dimintai keterangan selama kurang lebih sembilan jam terkait proyek pengadaan Google Cloud yang berlangsung pada masa pandemi Covid-19.

KPK menekankan pentingnya sinergi antar-penegak hukum agar dua perkara berbeda yang tengah berjalan ini tidak saling mengganggu. 

Dengan demikian, baik KPK maupun Kejagung dapat tetap fokus menuntaskan kasus sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Baca Juga: Istana dan DPR Kompak Bantah Tegas Kabar Surpres Pergantian Kapolri

Langkah koordinasi ini sekaligus menjadi sorotan publik, mengingat kasus tersebut menyangkut akuntabilitas program digitalisasi pendidikan dengan nilai anggaran yang besar.***

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB