Redaksi88.com – Setelah Istana, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) turut memberikan penjelasan terkait penayangan video Presiden Prabowo di bioskop.
Kemkomdigi menegaskan bahwa penayangan video tersebut merupakan bentuk upaya untuk memperluas jangkauan informasi tentang capaian kerja pemerintah.
“Komunikasi publik pada era digital tidak lagi terbatas pada satu kanal, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang penting dapat tersampaikan kepada publik secara luas, efektif, dan sesuai dengan perkembangan zaman,” kata Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, kepada wartawan di Jakarta pada Senin, 15 September 2025.
“Sepanjang tidak melanggar aturan bioskop medium yang sah dan wajar untuk dipilih,” tambahnya.
Menurut Fifi, bioskop dipilih karena mampu menghadirkan pengalaman visual dan audio yang kuat, sehingga pesan pembangunan maupun kebijakan pemerintah bisa diterima lebih utuh oleh penonton.
“Konteksnya adalah bagaimana negara hadir dengan informasi yang benar dan terukur. Jadi, ini bagian dari komunikasi publik pemerintah kepada masyarakat,” paparnya.
Baca Juga: 4 Kebijakan Baru Menkeu Purbaya yang Jadi Sorotan Publik Selama Sepekan Menjabat
Sebelumnya, Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga menilai langkah tersebut wajar.
“Tentunya sepanjang tidak melanggar aturan, tidak mengganggu kenyamanan keindahan maka penggunaan media-media publik untuk menyampaikan sebuah pesan tentu sebuah hal yang lumrah,” ujar Prasetyo dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu, 14 September 2025.
Senada, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan bioskop adalah ruang publik yang bisa diisi berbagai pesan, termasuk dari pemerintah.
Baca Juga: Hari Ini, Ribuan Siswa di Padang Jaya Bengkulu Utara Nikmati Program Makan Bergizi Gratis
“Kalau pesan komersial saja boleh, kenapa pesan dari pemerintah dan presiden nggak boleh,” ucap Hasan Nasbi pada Minggu, 14 September 2025.
“Pemerintah mau sosialisasi ke seluruh rakyat Indonesia tentang apa yang dikerjakan oleh pemerintah agar masyarakat paham banyak hal sudah dikerjakan oleh pemerintah,” terangnya.