Soal Penayangan Video Prabowo di Bioskop, Kepala PCO: Kalau Iklan Komersial Boleh, Kenapa Pesan Presiden Tidak?

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 15 September 2025 | 14:50 WIB
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi memberi penjelasan tentang penayangan video Presiden Prabowo di bioskop.  (Tangkapan layar YouTube Kantor Komunikasi Kepresidenan)
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi memberi penjelasan tentang penayangan video Presiden Prabowo di bioskop. (Tangkapan layar YouTube Kantor Komunikasi Kepresidenan)

Redaksi88.com – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi turut angkat bicara mengenai penayangan video Presiden Prabowo di bioskop yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Video tersebut menampilkan capaian program pemerintah dan ditayangkan sebelum pemutaran film utama. 

Hasan Nasbi menyebut bahwa bioskop merupakan bagian dari media di ruang publik, sehingga bisa diisi pesan apapun, tak terkecuali pesan komersial.

Baca Juga: 4 Kebijakan Baru Menkeu Purbaya yang Jadi Sorotan Publik Selama Sepekan Menjabat

“Layar bioskop, sebagaimana televisi, media luar ruang, dan lain-lain, juga ruang publik yang bisa diisi dengan berbagai pesan, termasuk pesan komersial,” kata Hasan Nasbi kepada awak media, Minggu, 14 September 2025.

“Kalau pesan komersial saja boleh, kenapa pesan dari pemerintah dan presiden nggak boleh?” imbuhnya.

Hasan menjelaskan, tujuan penayangan video tersebut adalah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait apa yang sudah dikerjakan pemerintah.

Baca Juga: Hari Ini, Ribuan Siswa di Padang Jaya Bengkulu Utara Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

“Pemerintah mau sosialisasi ke seluruh rakyat Indonesia tentang apa yang dikerjakan oleh pemerintah agar masyarakat paham banyak hal sudah dikerjakan oleh pemerintah,” paparnya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menilai penayangan video capaian pemerintah di ruang publik merupakan hal yang wajar sepanjang tidak melanggar aturan.

“Tentunya sepanjang tidak melanggar aturan, tidak mengganggu kenyamanan keindahan maka penggunaan media-media publik untuk menyampaikan sebuah pesan tentu sebuah hal yang lumrah,” ujar Prasetyo dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu, 14 September 2025.

Baca Juga: OJK Dorong Lembaga Keuangan Perkuat Dukungan bagi UMKM demi Pemulihan Ekonomi

Video tersebut menampilkan sederet angka capaian Kabinet Merah Putih, antara lain ekspor jagung pertama sebesar 1.200 ton pada 2025, beroperasinya 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga capaian produksi beras nasional yang mencapai 21.760.000 ton per Agustus 2025.

Selain itu, turut ditayangkan momen peluncuran 80.000 Koperasi Desa Merah Putih, peresmian 100 Sekolah Rakyat, serta potongan pidato Presiden Prabowo yang berisi ajakan untuk bersama-sama menyejahterakan rakyat.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X