Redaksi88.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan surat khusus kepada lima menteri yang baru saja terkena reshuffle kabinet pada pekan lalu.
Surat tersebut berisi ucapan terima kasih atas pengabdian mereka selama menjabat di Kabinet Merah Putih.
“Sedikit cerita dari minggu lalu. Berjumpa dengan lima menteri Kabinet Merah Putih yang telah menyelesaikan tugas,” ujar Seskab Teddy melalui unggahan di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Minggu malam, 14 September 2025.
Dalam kesempatan itu, Seskab Teddy tidak sendirian. Ia didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat menyerahkan surat Presiden.
“Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan surat khusus dari Presiden Prabowo Subianto,” imbuhnya.
Menurut Teddy, surat yang diberikan itu ditulis langsung oleh Presiden Prabowo sebagai bentuk penghargaan pribadi.
“Surat tersebut disusun langsung oleh Presiden sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi besar para menteri bagi negeri, selama menjalankan amanah sebagai bagian dari keluarga Kabinet Merah Putih,” pungkasnya.
Dalam foto yang diunggah, terlihat lima menteri yang hadir, yakni Sri Mulyani, Budi Gunawan, Dito Ariotedjo, Abdul Kadir Karding, dan Budi Arie Setiadi.
Kelima menteri tersebut resmi digantikan pada Senin, 8 September 2025. Posisi Menteri Keuangan kini dijabat Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani.
Baca Juga: Nasib Karier Politik Usai Dinonaktifkan PAN, Eko Patrio Mengaku Serahkan Keputusan pada Zulhas
Sementara itu, jabatan Menteri Koperasi beralih dari Budi Arie kepada Fery Juliantono, dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) kini ditempati Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding.
Adapun jabatan Menko Polhukam yang sebelumnya diemban Budi Gunawan digantikan oleh Sjafrie Sjamsoeddin sebagai pelaksana ad interim.
Artikel Terkait
Tren PHK Tak Surut, Jawa Barat Kembali Catat Angka Tertinggi
Nasib Karier Politik Usai Dinonaktifkan PAN, Eko Patrio Mengaku Serahkan Keputusan pada Zulhas
Viral Video Prabowo Diputar Sebelum Penayangan Film di Bioskop Mulai, Begini Respons Istana
KPK Pastikan Penyelidikan Kasus Google Cloud yang Menjerat Nadiem Tetap Berlanjut, Siap Koordinasi dengan Kejagung
Status Tanggap Darurat Bali sampai 17 September 2025, Prabowo Tinjau Langsung Penanganan Korban Banjir