nasional

Pesawat A400M Tiba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jadi Simbol Komitmen Prabowo Perkuat Pertahanan Nasional

Senin, 3 November 2025 | 16:23 WIB
Pesawat angkut berat Airbus A400M milik TNI Angkatan Uadara (AU) saat tiba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Tim media Presidden Prabowo Subianto)

Redaksi88.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat kemampuan pertahanan udara nasional seiring dengan kedatangan pesawat angkut berat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara (AU) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 3 November 2025.

Upacara penyerahan pesawat tersebut menandai langkah penting dalam upaya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia. 

A400M adalah pesawat multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai misi, mulai dari operasi militer hingga penanganan tanggap darurat bencana dan misi kemanusiaan. 

Baca Juga: Soroti Hubungan Jokowi dan Prabowo, Ray Rangkuti Sebut Ada Keretakan tapi Tak Terputus

Pesawat ini merupakan hasil dari pengadaan yang dimulai sejak tahun 2021, saat Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

“Alhamdulillah, sudah mulai berdatangan alutsista-alutsista yang penting. A400M, saya kira, akan menambah kemampuan kita,” ujar Presiden Prabowo usai meninjau langsung pesawat tersebut di Lanud Halim.

Prabowo menjelaskan, kehadiran pesawat A400M tidak hanya memperkuat mobilitas strategis TNI, tetapi juga akan dilengkapi berbagai modul pendukung misi kemanusiaan. 

Baca Juga: Hadiri Haul ke-9 Almarhmum, SBY Sebut Haji Mochamad Thohir Sosok Great Leader

Ia telah memerintahkan agar pesawat tersebut segera dilengkapi dengan modul ambulans udara serta peralatan untuk memadamkan kebakaran hutan, untuk memperluas fungsinya dalam penanganan bencana dan misi kemanusiaan.

“Saya perintahkan kita segera pesan modul ambulans untuk A400M, dan juga saya instruksikan untuk diperlengkapi dengan alat-alat untuk menghadapi kebakaran hutan. Jadi ini nanti menambah kekuatan kita,” tutur Prabowo.

Prabowo juga menegaskan, Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas membutuhkan kemampuan udara yang kuat untuk mendukung pembangunan nasional dan operasi kemanusiaan lintas wilayah.  

Baca Juga: Ekspor Udang ke AS Kembali Dibuka, KKP Siapkan Skema Sertifikasi Bebas Cesium-137

“Wilayah kita sangat besar, sebesar Eropa. Kemudian sekian belas ribu pulau, udara bagi kita sangat-sangat menentukan, sangat penting,” ujarnya.

Diketahui, Indonesia telah memesan dua unit A400M dengan opsi tambahan empat unit yang akan dinegosiasikan. 

Halaman:

Tags

Terkini