Redaksi88.com – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa hubungannya dengan Joko Widodo (Jokowi) masih terjalin baik, meski belakangan santer muncul kabar sebaliknya.
Kabar itu muncul setelah rencana Projo yang akan mengganti logo organisasi yang selama ini menampilkan gambar Jokowi.
Selain karena soal perubahan logo, kabar putus hubungan itu juga muncul usai rencana Budi untuk merapat ke Partai Gerindra.
Baca Juga: Didapuk Kembali Jadi Ketua Umum Projo, Budi Arie Ungkap soal Alihkan Dukungan dari Jokowi ke Prabowo
Sebut Projo Lahir karena Jokowi
Dalam sambutannya di Kongres III Projo, Minggu, 2 November 2025, Budi menyebutkan bahwa organisasi tersebut lahir karena Jokowi.
“Jangan di-framing (putus hubungan), Projo ini lahir karena ada Pak Jokowi. Projo ini lahir dari semangat perlunya pemimpin rakyat yang ada, yang bernama Joko Widodo,” kata Budi saat memberi sambutan dalam kongres tersebut.
“Jadi, Projo sejatinya lahir karena ada pemimpin rakyat yang seharusnya lahir dari kandungan rakyat itu sendiri bernama Joko Widodo,” imbuhnya.
Budi juga menyebut bahwa Projo menjadi sejarah dalam kepemimpinan Jokowi sejak dibentuk sejak tahun 2014 hingga 2024.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut Elf di Tanjakan Cae Sumedang, Sopir Diduga Tak Kenal Medan Jalan
Akui Komunikasi dengan Jokowi, Cerita soal Rencana Ganti Logo
Budi menuturkan, sebelum kongres hari kedua dimulai, ia sempat menghubungi Jokowi terkait rencana menghapus wajahnya dari logo Projo.
“Tadi pagi saya masih komunikasi dengan Pak Jokowi, bahwa perubahan logo ini adalah bagian dari transformasi organisasi Projo untuk menjawab tantangan dan perkembangan zaman,” ucapnya.
Untuk selanjutnya, ia menyatakan bahwa Projo akan menggandeng partisipasi publik dengan sayembara logo pengganti.
Tunjukan Dukungan pada Prabowo-Gibran
Mengenai arah dukungan organisasi, Budi menegaskan bahwa Projo kini fokus mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran.
Artikel Terkait
Mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan Ungkap Alasan Kenapa Soeharto Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional
Pemerintah Bahas Diskon Tarif Tol untuk Nataru dan Idul Fitri 2026, Menteri PU: Sedang Kami Diskusikan dengan BUJT
Badan Otorita Ungkap Ada 3 Skema Pembiayaan dan Kerahkan 20 Ribu Pekerja untuk Pembangunan IKN Tahap II
Jokowi Dinilai Jadi Contoh Mantan Pejabat yang Terus Dikulik Soal Kepemimpinannya, Pengamat Politik Sebut Fenomena ‘Jokowisasi’
Didapuk Kembali Jadi Ketua Umum Projo, Budi Arie Ungkap soal Alihkan Dukungan dari Jokowi ke Prabowo