Pemerintah Bahas Diskon Tarif Tol untuk Nataru dan Idul Fitri 2026, Menteri PU: Sedang Kami Diskusikan dengan BUJT

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Sabtu, 1 November 2025 | 12:53 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo menyebut pemerintah tengah membahas kemungkinan pemberian diskon tarif tol untuk Nataru 2026.  (YouTube/Kementerian PU)
Menteri PU Dody Hanggodo menyebut pemerintah tengah membahas kemungkinan pemberian diskon tarif tol untuk Nataru 2026. (YouTube/Kementerian PU)

REDAKSI88.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang membahas kemungkinan pemberian diskon tarif tol menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru 2026).

Pembahasan ini dilakukan bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan harapan potongan tarif dapat kembali diberikan, sebagaimana yang diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Dody menyatakan, diskusi tersebut tidak hanya mencakup periode libur Nataru, tetapi juga untuk menghadapi momentum arus mudik dan balik Idul Fitri 2026 yang jadwalnya berdekatan.

“Kami sudah mulai berdiskusi dengan Badan Usaha Jalan Tol agar mereka bersedia lagi untuk memberikan diskon sesuai seperti tahun lalu, yakni sekitar 20 persen,” ujar Dody dalam konferensi pers di Kementerian PU, Jakarta, Jumat, 31 Oktober 2025.

Baca Juga: Mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan Ungkap Alasan Kenapa Soeharto Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Ia menambahkan, “Jadi kami terus berdiskusi. Sebab, kami tidak hanya membicarakan Nataru, melainkan juga harus membicarakan Idul Fitri, karena kedua momentum ini berdekatan.”

Diskusi Alot karena Pengaruh terhadap Pendapatan BUJT

Dody menjelaskan bahwa pemberian potongan tarif tol memang berdampak langsung pada keuntungan BUJT. Meskipun demikian, menurutnya, para pengelola jalan tol biasanya tetap bersedia memberikan diskon dengan mempertimbangkan kepentingan nasional.

“Meskipun, bagi kami, kebijakan diskon jalan tol ini menggerus keuntungan mereka. Oleh karena itu, diskusinya cenderung sedikit alot. Tetapi, jika sudah demi Merah Putih, biasanya mereka bersedia,” ucap Dody.

Menteri PU itu menambahkan, pemberian diskon juga dapat menjadi langkah strategis untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan selama periode libur panjang.

Baca Juga: Anthony Budiawan Sebut IKN Langgar Konstitusi Sejak Awal, Soroti Dibentuknya Badan Otorita

Antisipasi Kemacetan saat Libur Panjang

Dody menilai bahwa potongan tarif dapat mendorong pengguna jalan untuk menyebar waktu perjalanan mereka, sehingga mengurangi risiko kemacetan di titik-titik padat.

“Apalagi jika kemudian semua menumpuk, maka akan terjadi kemacetan total dan menjadi masalah baru bagi pemilik tol,” ucapnya.

“Oleh karena itu, sebaiknya memang diberikan diskon supaya flow-nya (arus lalu lintas) menjadi lebih lancar dan tidak sampai terjadi kemacetan,” sambung Dody.

Dody menyebutkan bahwa pengumuman resmi terkait kebijakan diskon tarif tol akan disampaikan dalam waktu dekat bersama kementerian dan lembaga terkait.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X