REDAKSI88.com – Perceraian kedua orang tua jelas tak pernah diharapkan oleh seorang anak. Hal tersebut dialami Raisa Alena Wijayanto, siswa kelas 5 di Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 2 Surakarta, Jawa Tengah.
Sejak kedua orang tuanya bercerai, Raisa dengan saudara kembarnya tinggal bersama bude, kakak perempuan dari orang tuanya, di Karanganyar.
Keterbatasan ekonomi membuat orang tuanya tak lagi mampu membiayai pendidikan mereka.
“Orang tua saya sudah cerai. Sudah tidak bisa membiayai saya,” kata Raisa, Minggu (12/4).
Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Mbah Imam Ditemukan Selamat di Hutan Argasoka Banjarnegara
Agar tak membebankan Budenya, Raisa dan saudara kembarnya kemudian diajukan untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Dan mereka pun diterima sebagai siswa kelas 5 di SRD 2 Surakarta.
Kesempatan bersekolah di Sekolah Rakyat mendorong semangat belajar Raisa kembali tumbuh. Ia merasakan berbagai fasilitas penunjang pendidikan yang dinilai memadai.
Raisa merasakan kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan untuk sekolah sudah terfasilitasi dengan baik. Untuk beberapa hal bahkan lebih dari cukup.
Selain itu, Raisa juga bisa tinggal di asrama dengan fasilitas yang lengkap, termasuk tempat tidur, selimut, tumbler, dan perlengkapan mandi.
Baca Juga: Viral Surat SMAN 1 Ciemas ke SPPG, Distribusi MBG Diduga Ganggu Tugas Utama Guru
Fasilitas ruang kelas juga dilengkapi dengan papan interaktif digital serta meja dan kursi yang nyaman.
Guru yang mengajar pun turut mendukung Raisa untuk membantu dia terus memupuk cita-citanya menjadi Polisi Wanita (Polwan).
Untuk kebutuhan nutrisi siswa, Sekolah Rakyat menyediakan asupan makanan yang memadai. Raisa mengatakan mendapatkan tiga kali makan dan dua kali kudapan di sela-sela waktu makan.
“Sehari makan tiga kali, snack dua kali. Enak (makanannya). Semoga aku bisa meraih cita-citaku: Polwan,” kata Raisa.