Redaksi88.com- Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Way Rajabasa di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan (Lamsel), menjadi perhatian penting pada tahun 2024.
Sepanjang 1.200 meter saluran irigasi ini sedang direhabilitasi dengan nilai kontrak mencapai Rp 2.115.686.247,00.
Proyek yang dilaksanakan oleh PT Putra Gedung Ratu Indonesia ini didukung oleh CV Wira Teknik selaku konsultan, dan saat ini telah mencapai progres pekerjaan sekitar 79 persen, menurut Rudi, selaku Humas proyek, Rabu (9/10).
Pembangunan ini merupakan bagian dari pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder di daerah irigasi dengan luas di bawah 1.000 hektar yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Rehabilitasi ini sangat krusial karena berperan langsung dalam mendukung pertanian di daerah tersebut, khususnya di Kecamatan Rajabasa yang memiliki areal sawah luas.
Batin Rahman Sampurna Jaya, tokoh adat dan masyarakat Desa Rajabasa, menyatakan rasa syukurnya kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan yang telah merealisasikan proyek ini.
Baca Juga: Dugaan Mafia Tanah, Aksi Oknum KBPP Polri Segera Dilaporkan KGS Aliansi Indonesia
Menurutnya, masyarakat Desa Rajabasa telah lama menantikan rehabilitasi irigasi ini, karena terakhir kali diperbaiki pada tahun 2000, sehingga irigasi yang lama sudah sangat rusak dan tidak lagi optimal mengairi sawah-sawah di bawahnya.
"Irigasi Way Rajabasa ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya para petani di Desa Rajabasa. Dengan adanya aliran air yang lancar, sawah-sawah yang terbentang luas dapat kembali produktif dan mendukung ketahanan pangan di daerah ini,” pungkas Batin Rahman Sampurna Jaya.
Saat ini, berdasarkan pantauan di lapangan, progres pengerjaan proyek mencapai sekitar 89 persen, mendekati tahap penyelesaian.
Baca Juga: Mengatasi Maraknya Jaringan RT RW Net Ilegal, Ini Langkah Tegas Kominfo
Proyek ini diharapkan selesai tepat waktu sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari jaringan irigasi yang baru dan lebih baik, demi kelangsungan hidup pertanian di wilayah tersebut.
Dengan rehabilitasi ini, diharapkan dapat terjadi peningkatan produktivitas lahan pertanian yang selama ini bergantung pada irigasi Way Rajabasa.