nasional

Empat Kabupaten di NTB Masuk Level Awas Kekeringan Akibat Kemarau 2024

Minggu, 13 Oktober 2024 | 08:15 WIB
Empat Kabupaten di NTB Masuk Level Awas Kekeringan Akibat Kemarau 2024. (Pixabay/josealbaphotos)

Redaksi88.com- Empat daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kini berada dalam status siaga tinggi menghadapi kekeringan meteorologis akibat musim kemarau 2024.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi NTB, mengonfirmasi bahwa Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, dan Lombok Timur berada pada level "awas" kekeringan.

Menurut prakirawan BMKG NTB, Suci Agustiani, pemantauan terhadap curah hujan dasarian menunjukkan adanya pola hari kering berturut-turut yang memperkuat indikasi kekeringan iklim.

“Empat daerah sudah masuk level awas, yaitu Dompu, Bima, Sumbawa, dan Lombok Timur,” ujar Suci, Sabtu (12/10/2024). Selain itu, Kota Bima kini berada pada level "waspada", sementara sebagian wilayah Kabupaten Bima menghadapi status "siaga" kekeringan.

Baca Juga: Badai Matahari Kuat Ancam Indonesia: BMKG Peringatkan Dampak Serius Akhir Pekan Ini

Di tengah musim peralihan saat ini, BMKG juga memperingatkan potensi bencana hidrometeorologis. "Masyarakat harus tetap waspada terhadap ancaman hidrometeorologis," tambahnya.

Data dari hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa pada akhir September 2024, indeks IOD (Indian Ocean Dipole) dan ENSO (El Niño-Southern Oscillation) berada dalam kondisi netral, masing-masing dengan nilai -0,10 dan -0,48.

Meski IOD diprediksi akan netral hingga awal 2025, ENSO diperkirakan berpotensi menuju La Nina mulai Oktober 2024.

Kondisi angin timuran yang dominan di pertengahan September 2024 juga memperburuk situasi kering di wilayah NTB.

Baca Juga: Misteri Kerasukan Massal Mahasiswa Unras Alami Pengalaman Mistis di Hutan Kota Argamakmur

BMKG juga melaporkan bahwa Madden-Julian Oscillation (MJO), fenomena atmosfer yang memengaruhi cuaca di berbagai wilayah, terpantau tidak aktif di fase 4 dan 5 pada awal Oktober 2024.

Akibatnya, potensi pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia masih terbatas.

Meski begitu, di beberapa wilayah NTB, khususnya Kota Mataram dan Lombok Barat bagian utara, hujan dengan intensitas sedang (50-100 mm/dasarian) diprediksi terjadi dengan probabilitas 20-50 persen.

Baca Juga: Speedboat Terbakar Saat Kampanye, Benny Laos Selamat, Lima Orang Meninggal

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB