Sritex, yang pernah menjadi simbol keberhasilan industri tekstil Indonesia, kini meninggalkan jejak sebagai contoh nyata betapa cepatnya sebuah imperium bisnis bisa runtuh akibat kombinasi faktor eksternal dan internal yang tidak dikelola dengan baik.
Kisah Sritex memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya keseimbangan keuangan, inovasi berkelanjutan, serta ketahanan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Dari kebanggaan nasional hingga titik nadir, perjalanan Sritex adalah refleksi dari tantangan besar yang dihadapi oleh sektor manufaktur di era globalisasi.***