nasional

Turunnya Angka Pernikahan di Indonesia, Wanita Mandiri dan Tantangan Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Minggu, 27 Oktober 2024 | 12:02 WIB
Turunnya Angka Pernikahan di Indonesia, Wanita Mandiri dan Tantangan Ekonomi Jadi Penyebab Utama (Foto Ilustrasi/Pexels/Jeremy Wong)

Redaksi88.com - Tingkat pernikahan di Indonesia menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. 

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 menunjukkan bahwa jumlah pernikahan di tahun 2023 hanya mencapai 1.577.255, turun sekitar 128.000 dari tahun sebelumnya. 

Angka ini bahkan menjadi yang terendah dalam satu dekade terakhir seperti dikutip dari Universitas Airlangga (Unair). 

Fenomena ini mengundang perhatian banyak pihak, termasuk akademisi dan pengamat sosial, untuk menelaah alasan di balik semakin banyaknya generasi muda yang memilih menunda pernikahan.

Baca Juga: Apa Itu Penyakit Epilepsi? Simak! Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Peran Kemandirian Wanita dalam Menunda Pernikahan

Salah satu faktor yang dianggap signifikan adalah meningkatnya jumlah wanita yang mandiri secara finansial dan memilih untuk fokus pada karir. 

Menurut Profesor Bagong Suyanto dari Universitas Airlangga, akses perempuan terhadap pendidikan dan karier semakin terbuka lebar, sehingga banyak yang memutuskan untuk meraih stabilitas finansial sebelum memasuki jenjang pernikahan. 

Hal ini menunjukkan bahwa banyak perempuan merasa tidak perlu terburu-buru menikah dan lebih fokus pada pengembangan diri. 

Baca Juga: Gebyar Semangat Pemuda! Turnamen Tenis Meja Perdana LJN di Argamakmur Banjir Dukungan dan Optimisme

Ketika memiliki kemandirian finansial, perempuan juga memiliki pilihan yang lebih banyak dan kebebasan dalam menentukan jalan hidup mereka.

Tantangan Ekonomi bagi Pria

Selain itu, tantangan ekonomi yang dihadapi kaum pria juga menjadi alasan lainnya. 

Masih rendahnya jumlah pria yang mapan secara finansial membuat banyak dari mereka merasa belum siap untuk menikah. 

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB