CSIS Apresiasi Kabinet Prabowo yang Fokus, Setiap Kementerian Punya Tugas Khusus

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 18:18 WIB
Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri. (YouTube @CSISIndonesia)
Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri. (YouTube @CSISIndonesia)

Redaksi88.com, Jakarta — Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri, menyampaikan respons positif terkait pembentukan Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, kabinet yang terdiri dari kementerian dan badan-badan baru ini menunjukkan arah kebijakan yang lebih fokus pada isu-isu strategis dan spesifik.

Dalam sesi CSIS Media Briefing bertajuk “Merespons Kabinet Prabowo-Gibran: Implikasi, Risiko, dan Masukan” yang disiarkan melalui kanal YouTube @CSISIndonesia, Jumat (25/10).

Yose menggarisbawahi bahwa komposisi kabinet yang terlihat cukup besar ini sebenarnya memberikan portofolio yang lebih khusus bagi tiap kementerian dan lembaga.

“Ini tentunya merupakan satu hal positif yang bisa kita ambil dari terbentuknya kabinet ini. Setiap kementerian atau lembaga memiliki portofolio yang lebih khusus untuk menangani berbagai bidang yang relevan,” ujar Yose.

Sebagai contoh, Yose menyebut adanya kementerian khusus yang bertugas mengawal hilirisasi di Indonesia, mencerminkan perhatian serius pemerintah terhadap sektor ini.

Selain itu, Badan Gizi dibentuk untuk menjalankan program makan bergizi gratis bagi masyarakat, menggarisbawahi fokus pemerintahan pada kesehatan dan nutrisi rakyat.

Yose juga menyoroti pengangkatan wakil menteri yang secara khusus mengurus hubungan dengan Timur Tengah. Menurutnya, penunjukan ini menunjukkan perhatian yang lebih besar pada isu-isu luar negeri yang dianggap penting dan krusial bagi Indonesia.

Pada rapat perdana Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10), Prabowo sempat menyinggung tantangan birokrasi di Indonesia yang dinilai lamban dan berbelit.

Ia mengimbau para menteri untuk mengatasi hambatan yang seringkali menghalangi pelayanan publik.

“Bahkan ada pembicaraan oleh rakyat kita bahwa birokrasi pemerintah kita sering mempersulit, bukan mempermudah keperluan rakyat. Ini saya minta menteri-menteri sekarang mari kita lebih berani, tidak ragu ragu untuk memberi pelayanan terbaik untuk rakyat kita,” ungkap Prabowo.

Yose menilai kabinet yang baru ini bisa menjadi sinyal positif bagi percepatan pelayanan dan penyelesaian berbagai isu strategis yang menjadi prioritas nasional.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X