Redaksi88, Jakarta- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) akan segera memulai seleksi Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) untuk musim haji 1446 H/2025 M.
Proses ini diawali dengan sosialisasi yang dibuka oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, guna memastikan setiap tahap berlangsung transparan dan profesional.
Sosialisasi ini melibatkan para Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag dari seluruh provinsi di Indonesia, turut hadir Dirjen PHU Hilman Latief, Inspektur Jenderal Faisal Ali Hasyim, dan pejabat eselon II di Ditjen PHU.
Kehadiran mereka diharapkan memperkuat koordinasi dan komitmen dalam menyeleksi petugas yang akan melayani jamaah haji.
Baca Juga: Asteroid Raksasa Siap Melintas Dekat Bumi, Peringatan NASA untuk Kewaspadaan Planet
Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya panduan yang jelas dalam proses seleksi. Ia meminta agar Dirjen PHU memberikan guideline rinci kepada seluruh Kanwil Kemenag.
“Terkait sosialisasi rekrutmen Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji ini, saya minta kepada Pak Dirjen, betul-betul memberikan guideline yang lebih rinci kepada teman-teman kita para Kanwil ya,” ucap Menag, Selasa (29/10/2024), di Jakarta.
Menag juga menyoroti pentingnya memilih calon petugas yang kompeten dan tidak memerlukan bimbingan tambahan, sebab peran mereka sangat vital dalam mendampingi jamaah haji.
“Jangan sampai nanti dalam menentukan siapa yang menjadi pembimbing ibadah haji itu, justru orang yang memerlukan pembimbingan. Jangan sampai nanti itu yang diharapkan untuk membantu jamaah, malah justru dibopong oleh jamaah,” tegasnya.
Baca Juga: Viral, Keluarga Terserang Batuk Usai Konsumsi Anggur Muscat, 3 Negara ASEAN Beraksi
Selain itu, Menag memberikan instruksi kepada Inspektorat Jenderal Kemenag untuk bersikap tegas jika terdapat penyimpangan dalam proses rekrutmen.
“Jadi saya mohon betul Pak, gunakan power yang dimiliki. Ini perintah presiden,” ujarnya, menegaskan komitmen pemerintah terhadap proses seleksi yang bebas dari penyalahgunaan wewenang.
Menag juga menginstruksikan kepada jajaran Ditjen PHU untuk memberikan performa terbaik dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mengingat momen ini bisa jadi menjadi yang terakhir di bawah Kemenag.
“Laksanakanlah tugas perhajian ini dengan sesempurna mungkin, karena boleh jadi, ini adalah kegiatan perhajian terakhir di lingkungan Kementerian Agama,” imbuhnya.