REDAKSI88.com, Jakarta — Suasana haru menyelimuti Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (28/11), ketika Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan kebijakan kenaikan gaji guru pada Puncak Hari Guru Nasional 2024.
Dalam pidatonya yang penuh emosi, Prabowo tak kuasa menahan tangis saat mengungkapkan komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia.
Di hadapan puluhan ribu guru, Prabowo mengumumkan bahwa guru ASN akan menerima kenaikan sebesar satu kali gaji pokok, sementara guru non-ASN yang bersertifikasi akan mendapatkan tunjangan profesi sebesar Rp 2 juta per bulan.
Baca Juga: KUR BRI Solusi untuk Anda, Berikut Syarat dan Tabel Cicilan KUR BRI 26 November 2024
Namun, di balik kabar gembira tersebut, Prabowo mengakui masih ada jalan panjang untuk memenuhi seluruh kebutuhan guru.
“Kami paham, kami mengerti, usaha kami, usaha Menteri Pendidikan, usaha Menteri Keuangan. Kami sadar apa yang kami umumkan hari ini belum sepenuhnya memenuhi apa yang saudara-saudara perlukan,” ucap Prabowo dengan suara bergetar.
Momen paling emosional terjadi saat Prabowo berhenti sejenak untuk mengendalikan diri, namun air mata haru tak bisa ia bendung.
Baca Juga: Darren Till Tantang Cristiano Ronaldo Berduel di Oktagon, Kebugaran Sang Mega Bintang Jadi Sorotan
Tangisnya pecah di tengah tepuk tangan semarak dari ribuan guru yang hadir. Dengan handuk kecil yang tersedia di podium, Prabowo mengusap air matanya sebelum melanjutkan pidato.
“Kami tahu ini baru langkah awal. Ini adalah upaya kami, dan kami akan terus berjuang. Kami ingin memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia—guru, pekerja, petani, nelayan. Semua rakyat kita layak mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya dengan tegas.
Selain peningkatan kesejahteraan guru, Prabowo menegaskan bahwa visi pemerintahannya adalah menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.
Dengan nada penuh semangat, ia memperingatkan bahwa tidak ada toleransi bagi praktik korupsi dalam Kabinet Merah Putih.
“Kualitas hidup yang baik memerlukan pemerintahan yang bersih. Saya tegaskan, korupsi harus berhenti di Republik Indonesia. Tidak ada tempat untuk penyelewengan. Berhenti, berhenti, berhenti!” seru Prabowo, yang kembali disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.