Tak hanya jajaran menteri, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi turut mengikuti rapat tersebut.
Dengan partisipasi aktif dari kementerian, lembaga, dan aparat penegak hukum, pemerintah berupaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan, lonjakan mobilitas masyarakat, dan stabilitas harga kebutuhan pokok.
Sektor transportasi dan pariwisata menjadi perhatian khusus, mengingat tingginya arus pergerakan masyarakat selama periode Nataru. Presiden berharap agar tidak ada hambatan signifikan dalam distribusi logistik maupun transportasi publik.
Baca Juga: Polisi Imbau Waspada Modus Hipnotis dan Kenalan di Media Sosial, Jangan Tergiur Iming-iming Manis
Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam mengantisipasi potensi gangguan, sehingga masyarakat dapat merayakan Nataru dengan penuh kedamaian, kenyamanan, dan sukacita.
Melalui pengawasan intensif dan kolaborasi lintas kementerian, pemerintah berkomitmen memastikan bahwa Nataru 2024/2025 akan berlangsung lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.***