REDAKSI88.com, Yogyakarta- Pemerintah Kota Yogyakarta mempersiapkan berbagai langkah untuk menghadapi lonjakan pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru 2024 2025).
Diperkirakan jutaan wisatawan akan memadati Kota Gudeg ini. Kementerian Perhubungan memperkirakan 7,3 juta orang akan masuk ke Yogyakarta.
"Versi Kemenpar, jumlahnya bahkan bisa menyentuh delapan juta orang," ujar Kepala Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Polda Lampung Gelar Pasar Murah Nataru, Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat
Menurut Agus, liburan Nataru lebih banyak diisi wisatawan keluarga. "Rata-rata ada 100 bus yang parkir di TKP resmi, berbeda dengan pola saat liburan sekolah," ungkapnya.
Dishub terapkan rekayasa lalu lintas diterapkan di titik-titik rawan macet seperti Malioboro dan simpang Tugu. "Kami siapkan penutupan jalan dan sistem buka-tutup sesuai kondisi," kata Agus menjelaskan.
Polresta Yogyakarta mendukung kelancaran mobilitas dengan pengaturan dinamis. "Akan ada rekayasa lalu lintas yang disesuaikan dengan situasi lapangan," ujar Iptu Jayeng Hadi Harjasa dari Satlantas Polresta Yogyakarta.
Baca Juga: Arti Mimpi Banjir, Pertanda Buruk atau Awal Baru?
Pengelola Terminal Giwangan mencatat potensi kenaikan jumlah penumpang hingga 10 persen. "Kami siapkan pos kesehatan, informasi, dan izin insidentil jika terjadi kekurangan armada," ujar Sigit Saryanto, pengawas terminal.
Ketua Pengelola TKP Senopati, Harjito, memastikan tarif retribusi parkir sesuai aturan Pemkot. "Saat puncak nanti, kami pastikan tidak ada pelanggaran meski parkir penuh," tegasnya.***