REDAKSI88.com, LAMSEL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 dengan penuh khidmat di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, Jumat (20/12). .
Peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut mencerminkan komitmen untuk memperkuat peran perempuan dalam mendukung kemajuan bangsa, sebuah visi besar menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, dalam sambutannya menyatakan bahwa perempuan memegang peran strategis sebagai tiang utama dalam kemajuan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, perempuan tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga penggerak pembangunan dan agen perubahan.
“Di Lampung Selatan sendiri, sudah banyak perempuan hebat yang turut mengisi peran strategis pemerintahan. Ini menjadi bukti nyata bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam membangun kemajuan suatu daerah,” ujar Winarni.
Ia juga menegaskan bahwa peran ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya memiliki pengaruh besar dalam membentuk generasi yang cerdas dan berdaya saing tinggi di masa depan.
Selain itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas peran penting seorang ibu.
Ia menegaskan bahwa tanpa kehadiran seorang ibu, kehidupan manusia tidak akan memiliki makna. Peran ibu tidak hanya terbatas pada proses melahirkan, tetapi juga mengasuh, mendidik, dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.
“Peran ibu ini sangat luar biasa. Tanpa seorang ibu, kehidupan kita tidak ada artinya. Ibu lah yang mengandung, melahirkan, menyusui, mengasuh, hingga mengajarkan kita pelajaran yang tidak kita dapatkan dari mana pun dan siapa pun,” tegas Nanang.
Lebih lanjut, Bupati Nanang menyoroti perjuangan kaum perempuan dalam membangun fondasi bangsa Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa semangat juang para perempuan inilah yang melahirkan Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Kongres tersebut menjadi cikal bakal lahirnya Hari Ibu sebagai Hari Nasional, yang ditetapkan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1959.
Artikel Terkait
Studi: Perempuan Lajang Lebih Bahagia Dibandingkan Pria Jomblo
Pengamanan Nataru, Polda Lampung Gelar Operasi Lilin Krakatau 2024, Ini Kata Kapolda
HUT Ke 14 Desa Sido Luhur, Pesta Rakyat Meriah, Semangat Gotong Royong Terpancar
Heboh Jokowi-Gibran! Ikut Tren Reaction Joget Lagu Viral ‘Waktu Ku Kecil’ di Medsos Curi Perhatian Netizen
Guncang Panggung Diplomasi! Prabowo Sorot Ketidakadilan HAM, Serukan Kebebasan Palestina dari Jantung Kairo
Pemkab Bengkulu Utara Kembali Gelar Audiensi, Lagi-lagi PT Agricinal Tidak Dapat Membuktikan Dokumen IUP dan HGU