Banjir di Purwakarta Akibat Tanggul Jebol, 156 KK Dievakuasi

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 10 Maret 2025 | 12:00 WIB
Potret video amatir bencana banjir di Purwakarta, Jawa Barat.  (X.com/@humassekbatupwk)
Potret video amatir bencana banjir di Purwakarta, Jawa Barat. (X.com/@humassekbatupwk)

Redaksi88.com - Beencana Banjir melanda Desa Cikaobandung, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Minggu, 9 Maret 2025.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, bencana ini dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Cinangka akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu, 8 Maret 2025.

Baca Juga: Update Bencana Banjir dan Longsor yang Melanda Sukabumi, Korban 5 Orang Tewas, 4 Masih Dalam Pencarian

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa air meluap ke permukiman warga, menyebabkan ratusan keluarga harus mengungsi.

Abdul juga menuturkan sebanyak 156 kepala keluarga (KK) dievakuasi akibat peristiwa ini.

"Tercatat 156 keluarga berhasil diungsikan oleh tim petugas gabungan di Purwakarta ke tempat lebih aman," ujar Abdul dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu, 9 Maret 2025.

Baca Juga: Banjir Rendam Empat Kecamatan di Bandung, Ribuan Rumah Terendam Akibat Luapan Sungai Citarum dan Cikapundung

Kepala Pusat Data Kebencanaan BNPB itu menyebutkan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta hingga kini masih berada di lokasi kejadian. 

Selain itu, Tim SAR BPBD itu juga tengah mempersiapkan segenap langkah-langkah penanganan darurat. 

Hal itu lantaran adanya potensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada dasarian kedua atau tanggal 11-20 Maret 2025.

Baca Juga: 10 Pelajar Terkait Tawuran Viral di Jalur Dua Desa Hara, Diamankan Polisi

Oleh sebab itu, BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya bagi yang berada di wilayah risiko banjir yang tinggi.

"Pembersihan aliran drainase dan juga aliran sungai, menyiapkan tim siaga bencana tingkat desa, serta memperhatikan kondisi cuaca di daerah masing-masing masih harus dilakukan," tegas Abdul.***

Baca Juga: Yohanes Suharno: Tunggakan Hutang Proyek Balai Sumatera VII Akhirnya Diselesaikan

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X