Blunder 30 Tahun Indonesia Terbongkar! Prabowo: Bukan Hanya Salah Pemimpin, Tapi Juga Para Pakar Diam Saja

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 8 April 2025 | 14:24 WIB
Presiden Prabowo saat menghadiri Peluncuran Mekanisme Baru Tunjangan Guru ASN Daerah di Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025. (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo saat menghadiri Peluncuran Mekanisme Baru Tunjangan Guru ASN Daerah di Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025. (Instagram/presidenrepublikindonesia)

REDAKSI88.com– Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia telah melakukan sejumlah blunder (kesalahan strategis) selama tiga dekade terakhir.

Pernyataan ini disampaikannya dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi di kediamannya di Hambalang, Bogor, Senin (7/4/2025), yang kemudian diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab.

Prabowo terlebih dahulu menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sebenarnya relatif stabil dibandingkan banyak negara lain.

Baca Juga: IHSG BEI Anjlok 9,16 persen di Hari Pertama Usai Lebaran, Pengamat: Dampak Perang Dagang AS-China Masih Berlanjut

"Utang kita besar? Loh? Utang kita dibandingkan dengan banyak negara, utang kita salah satu yang secara perbandingan terkecil di dunia, hanya 4-5 negara lebih kecil dari kita," tegasnya.

Ia juga menyebut inflasi Indonesia termasuk yang terendah di dunia, bahkan mengklaim banyak negara ingin belajar dari Indonesia.

"Jadi kita ini jangan terlalu takut bahwa dunia ini tidak baik-baik saja, kita penuh dengan kesulitan," ujarnya.

Baca Juga: Presiden Trump Naikkan Tarif Impor AS untuk Indonesia Jadi 32 Persen, Ini Tanggapan Prabowo

Namun, Prabowo secara terbuka mengakui bahwa Indonesia telah melakukan banyak kesalahan kebijakan dalam kurun waktu tiga dekade terakhir.

"Terus terang saja, kita koreksi diri ya sebagai bangsa, selama 30 tahun ini, kita banyak melakukan blunder, kita akui saja," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kesalahan tersebut tidak bisa dibebankan hanya pada satu presiden atau pemerintahan tertentu.

"Jangan salah siapa presidennya, masa satu presiden bertanggung jawab atas semua? Ini banyak blunder," tegas Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Sikap Keras terhadap Koruptor: Kembalikan yang Dicuri!

Prabowo secara khusus menyoroti peran para ahli ekonomi, akademisi, dan teknokrat yang dinilainya kurang memberikan koreksi saat kebijakan keliru diambil.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X