REDAKSI88.com – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku tidak mengetahui rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menambah impor liquefied natural gas (LNG) dari Amerika Serikat (AS).
Menurutnya, kebijakan yang sedang dibahas hanya terkait impor LPG dan minyak.
"Tidak tahu, tanya Menko Perekonomian kalau itu," kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (9/4/2025).
"Yang mau saya tanggapi statement dari Kementerian ESDM, saya nggak mau menanggapi yang saya tidak tahu," tambahnya.
Baca Juga: Misi Kemanusiaan Indonesia: Prabowo Subianto Galang Dukungan Internasional untuk Evakuasi Warga Gaza
Bahlil menjelaskan, rencana peningkatan impor LPG dari AS merupakan respons atas kebijakan tarif resiprokal 32% yang diterapkan Presiden AS Donald Trump terhadap Indonesia.
"Maka kita diperintahkan oleh Presiden untuk melihat potensi-potensi apa saja yang bisa kita beli dari Amerika. Nah ini dalam exercise kita lagi menghitung," ujarnya.
Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Prabowo ingin meningkatkan impor LPG dan LNG dari AS sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan Trump.
Baca Juga: Eksklusif: Pertemuan Prabowo-Megawati di Teuku Umar Bukan Agenda Rahasia, Ini Faktanya
"Dengan pembicaraan Menteri ESDM juga arahan Pak Presiden, kita juga disiapkan untuk membeli LPG dan LNG peningkatan dari Amerika," jelas Airlangga dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden, Selasa (8/4/2025).
Airlangga menegaskan, kebijakan ini tidak akan menambah volume impor Indonesia, melainkan hanya mengalihkan pembelian dari negara lain ke AS.
"Tetapi ini tidak menambah, tetapi realokasi pembelian, switch jadi tidak mengganggu APBN," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Eksklusif: Pertemuan Prabowo-Megawati di Teuku Umar Bukan Agenda Rahasia, Ini Faktanya
Prabowo Kunjungi 5 Negara Timur Tengah, Minta Dukungan Evakuasi 1.000 Warga Gaza ke Indonesia
Misi Kemanusiaan Indonesia: Prabowo Subianto Galang Dukungan Internasional untuk Evakuasi Warga Gaza
Dituduh Fasilitasi Serangan Hamas ke Israel, Pengusaha Palestina Bashar Masri Kini Digugat 200 Keluarga Korban Asal AS
Menlu Sugiono Dikirim ke Palestina untuk Koordinasi Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia
Kebijakan Tarif Resiprokal Trump Resmi Berlaku, Impor China Dikenakan Pajak 104 persen