Bukan Soal Wisuda, Kisah Remaja Ini Pernah Bikin Dedi Mulyadi Belikan Sepatu hingga Tas Baru untuk Sekolah

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 28 April 2025 | 14:00 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) dan remaja yang pernah dibelikan sepatu hingga tas baru untuk sekolah oleh sang Gubernur Jabar (kanan).  (YouTube.com/DediMulyadiChannel)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) dan remaja yang pernah dibelikan sepatu hingga tas baru untuk sekolah oleh sang Gubernur Jabar (kanan). (YouTube.com/DediMulyadiChannel)

Redaksi88.com – Tokoh politik sekaligus Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, sedang menjadi sorotan setelah mendapat kritik dari seorang remaja berinisial AC terkait kebijakan penghapusan wisuda untuk tingkat SMA.

Sebelumnya, Dedi terlibat dialog dengan warga terdampak penggusuran di Jabar, termasuk remaja AC tersebut.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, AC dengan berani menyampaikan kekecewaannya atas larangan wisuda sekolah yang dianggap menghilangkan momen berharga bagi siswa dan orang tua.

Baca Juga: Siap-siap Libur Panjang! Ini Daftar Lengkap Tanggal Merah dan Cuti Bersama Bulan Mei 2025

"Acara wisuda itu bentuk apresiasi terhadap usaha belajar anak-anak," ujar AC, seperti dikutip dari kanal YouTube Dedi Mulyadi Channel, Senin, 28 April 2025.

"Kenapa harus dilarang? Bukankah seharusnya pendidikan itu dirayakan," lanjutnya.

Menanggapi hal itu, Dedi mengaku heran dengan sikap AC, mengingat masih banyak keluhan orang tua tentang mahalnya biaya study tour, sementara ada siswa yang justru mempersoalkan larangan wisuda.

Baca Juga: Kritik Tajam Pengamat Ekonomi Terhadap Menteri RI yang Anggap MBG Lebih Penting Daripada Lapangan Kerja

"Banyak rakyat miskin, nggak punya rumah lagi, rumahnya di bantaran kali, tapi sekolahnya gaya-gayaan ada wisuda," jawab Dedi kepada AC.

Kisah ini mengingatkan pada peristiwa sebelumnya, di mana seorang remaja berinisial A di Jabar sempat viral karena berjuang berjualan demi bisa bersekolah.

Dalam video berbeda di kanal YouTube Dedi Mulyadi Channel pada 2022 lalu, Dedi terlihat tulus membantu memenuhi kebutuhan sekolah remaja A sebagai apresiasi atas usahanya.

Baca Juga: Bimbim Slank Buka Suara soal Kelanjutan Program Rehabilitasi Narkoba Anak-anak yang Digagas Mendiang Bunda Iffet

Remaja A pun menangis haru saat bertemu Dedi, setelah mengaku mengumpulkan uang dari berjualan mie goreng hanya untuk membeli sepatu dan tas sekolah.

"Ayo ikut beli keperluan sekolah kamu, kalau anak yang datang saya turuti segala keinginannya, kalau nakal saya tegas mendidiknya," tegas Dedi.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X