Pasca Viral Julukan 'Gubernur Konten', Dedi Mulyadi Minta Rudy Masud Terima Warga Jabar Jadi Petani-Nelayan di Kaltim

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 5 Mei 2025 | 12:00 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) dan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud.  (Instagram.com/@h.rudymasud)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) dan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud. (Instagram.com/@h.rudymasud)

Redaksi88.com – Sosok Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial usai munculnya julukan 'Gubernur Konten' yang dialamatkan kepadanya.

Julukan tersebut pertama kali dilontarkan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud, dalam rapat kepala daerah bersama Komisi II DPR RI yang digelar di Jakarta, Selasa, 29 April 2025.

Menanggapi hal itu, Dedi sempat menyatakan bahwa keaktifannya di media sosial justru berdampak positif bagi Pemprov Jabar. 

Baca Juga: Kebijakan Tarif Trump Picu Kekhawatiran, Menko Airlangga Ungkap Proyek AZEC RI-Jepang

Ia mengklaim mampu menekan anggaran iklan dari sebelumnya Rp50 miliar menjadi hanya Rp3 miliar.

Belakangan, Rudy terlihat mengunjungi langsung kediaman Dedi di Subang, Jawa Barat, guna meredakan polemik yang muncul di tengah masyarakat dan pengamat politik terkait julukan tersebut.

Kedatangan Rudy ini dibagikan langsung oleh Dedi melalui akun media sosial pribadinya, @dedimulyadi71, pada Minggu, 4 Mei 2025.

Baca Juga: Singgung Tarif Impor AS, PM Malaysia Ungkap Percakapan Telepon dengan Prabowo

“Saya kedatangan tamu istimewa, Gubernur Kalimantan Timur,” ujar Dedi membuka obrolan santai bersama Rudy.

Dedi kemudian menepis anggapan bahwa julukan 'Gubernur Konten' adalah sindiran. Ia justru menilai itu sebagai bentuk apresiasi terhadap popularitas kontennya.

“Tidak ada sindiran 'Gubernur Konten', seharusnya bilangnya Kang Dedi, Gubernur yang kontennya top,” tegasnya.

Dalam cuplikan video tersebut, keduanya juga membahas potensi kerja sama antara Provinsi Jabar dan Kaltim, khususnya dalam sektor pertanian dan kelautan.

Dedi menyampaikan bahwa Kalimantan Timur memiliki lahan pertanian, perkebunan, hingga perairan yang luas, namun masih kekurangan tenaga kerja untuk mengelolanya.

Atas dasar itu, Dedi meminta kepada Rudy agar warga Jabar bisa diberi kesempatan untuk bekerja sebagai petani maupun nelayan di wilayah Kaltim.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X