Redaksi88.com – Puncak ibadah haji tahun 2025 telah usai. Para jemaah pun mulai kembali ke Tanah Air.
Meski secara umum penyelenggaraan haji berlangsung lancar hingga akhir, sejumlah kendala tetap dihadapi oleh Kementerian Agama (Kemenag) dalam melayani jemaah Indonesia.
Selain persoalan transportasi, terutama terkait bus jemputan dari Muzdalifah ke Mina, masalah lain yang mencuat adalah terganggunya layanan katering.
Baca Juga: Usai Maung, Prabowo Luncurkan Pandu Mobil Taktis Listrik Karya Anak Bangsa
Distribusi makanan untuk sebagian jemaah sempat mengalami hambatan pada 14–15 Zulhijjah 1446 H atau bertepatan dengan 10–11 Juni 2025.
Akibat gangguan tersebut, ada jemaah yang tidak menerima jatah makan.
Katering bagi jemaah haji Indonesia disiapkan oleh dapur penyedia makanan yang berada di bawah koordinasi BPKH Limited.
Baca Juga: Evan Dimas Beri Sinyal ke Fans Usai Kondisi Fisiknya Jadi Sorotan
“Kemarin ada keterlambatan distribusi makanan,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar saat berada di Makkah, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis, 12 Juni 2025.
Menanggapi hal itu, Nasaruddin memastikan bahwa jemaah yang tidak menerima makanan akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah.
“Kita sudah antisipasi dengan cara jemaah yang tidak dapat makanan dikasih kompensasi uang,” terangnya.
Baca Juga: Prabowo: Kekayaan Indonesia yang Dirampas Belanda Capai 31 Triliun Dolar AS, Setara 140 Tahun APBN
Sebagai informasi, selama di Makkah, jemaah haji Indonesia mendapatkan layanan katering sebanyak 84 kali makan.
Selain itu, sebanyak 15 kali makan juga disediakan selama fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Artikel Terkait
Mengulas Format Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Apakah Timnas Indonesia Masih Berpeluang?
Pemerintah Sahkan Naturalisasi Empat Pemain Diaspora untuk Tingkatkan Kekuatan Timnas Putri Indonesia
Prabowo: Kekayaan Indonesia yang Dirampas Belanda Capai 31 Triliun Dolar AS, Setara 140 Tahun APBN
Evan Dimas Beri Sinyal ke Fans Usai Kondisi Fisiknya Jadi Sorotan
Usai Maung, Prabowo Luncurkan "Pandu" Mobil Taktis Listrik Karya Anak Bangsa