Redaksi88.com – Polda Metro Jaya tengah menyelidiki dugaan adanya perubahan arah kamera pengawas (CCTV) di area tempat kos Arya Daru Pangayunan (ADP), diplomat muda Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas di kamar kosnya.
Kecurigaan soal pergeseran arah kamera mencuat setelah beredar dua rekaman CCTV dengan sudut pengambilan gambar yang berbeda di lokasi kejadian.
Dalam salah satu video yang tersebar di media sosial, terlihat seorang penjaga kos berusaha membuka jendela dan pintu kamar korban secara paksa.
Dalam rekaman tersebut, kamera CCTV menyorot dengan jelas area jendela dan pintu kamar Arya.
Sementara itu, video kedua memperlihatkan aktivitas Arya pada malam sebelum ia ditemukan meninggal dunia.
Namun, dalam rekaman ini, posisi kamera tak lagi menampilkan area pintu dan jendela kamar.
Hanya gerak-gerik Arya keluar masuk kamarnya yang terlihat, tanpa adanya sorotan ke arah pintu seperti dalam rekaman sebelumnya.
Baca Juga: Terekam CCTV, Bus 168 Hantam Toko Bangunan di Jalur Rawan Kecelakaan Bayeman
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi, menanggapi isu tersebut yang ramai diperbincangkan publik.
Ia mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti dugaan pergeseran kamera tersebut dengan penyelidik yang menangani kasus ini.
"Nanti akan kami pastikan ke penyelidik ya," ujar Ade Ary dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat, 11 Juli 2025.
Ade Ary menambahkan, tim penyelidik akan menggunakan berbagai informasi dan alat pendukung untuk mengungkap penyebab kematian Arya Daru.
Artikel Terkait
Usai Trump Sesumbar Akan Bangun Kawasan Elite, Netanyahu Usulkan Relokasi Warga Gaza ke Negara Tetangga
‘Saudagar Minyak’ Riza Chalid Jadi Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi BBM yang Rugikan Negara Rp193,7 Triliun
Viral Jenazah Tenaga Kesehatan Dibawa dengan Motor di Donggala karena Jalan Rusak Tak Bisa Dilewati Ambulans
Terekam CCTV, Bus 168 Hantam Toko Bangunan di Jalur Rawan Kecelakaan Bayeman
Temuan Deposit Judol Tembus Rp957 Miliar, Istana Ancam Penerima Bansos yang Terbukti Main Judi Online Akan Dicoret