Redaksi88.com – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Aria Bima, menanggapi pernyataan Anies Baswedan soal absennya kepala negara Indonesia dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ia menyebut kritik tersebut sah-sah saja selama disampaikan secara argumentatif dan konstruktif.
"Ya kritik kan boleh-boleh aja, tapi kritik yang argumentatif, kritik yang konstruktif," kata Aria Bima di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 14 Juli 2025.
Ia menilai pernyataan Anies yang menyoroti posisi strategis Indonesia sebagai negara besar patut dicermati.
Baca Juga: Viral! Rumah Dua Lantai di Demak Tenggelam Jadi Satu Lantai Akibat Penurunan Tanah Selama 10 Tahun
“Pak Anies bilang bahwa kita negara besar, kita negara di kawasan Asia Tenggara ini adalah penduduk yang hampir dari 600 juta kita hampir 300 juta dan di dunia kita nomor 4,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Aria menilai kritik tersebut dapat menjadi bahan refleksi dalam menilai sosok pemimpin Indonesia ke depan.
"Kritik itu akan menjadi cara untuk lebih mencerdaskan bangsa ini, rakyat ini soal kriteria pemimpin ke depan itu seperti apa dan bagaimana menempatkan Indonesia lewat pemimpinnya," tambahnya.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Temukan Warga TPA Sarimukti Masak Bangkai Ayam untuk Konsumsi
Meski demikian, ia menilai selama ini Presiden Joko Widodo tetap aktif dalam berbagai forum internasional, meski mungkin absen dalam beberapa pertemuan.
"Kalau toh kemarin kita banyak absen di dalam forum-forum dunia saat Pak Jokowi menjadi presiden, saya kira perlu kita cermati lagi karena juga forum yang diikuti oleh Pak Jokowi cukup banyak," ujarnya.
"Tak langsung membenarkan, tapi juga tidak menyalahkan apa yang disampaikan Mas Anies, kan gitu," lanjutnya.
Sebelumnya, Anies Baswedan menyampaikan kritiknya terkait ketidakhadiran Presiden RI dalam forum PBB saat berbicara dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat di Jakarta Pusat, Minggu, 13 Juli 2025.
Artikel Terkait
Soal Bonus Atlet PON Aceh-Sumut 2024 Belum Cair, Menpora: Itu Tanggung Jawab Daerah
Tinggalkan Jakarta dan Pindah ke Magetan Demi Rawat Ibu, Isa Bajaj Masih Menyimpan Penyesalan: Kenapa Nggak dari Dulu
Ribuan Pelamar Kerja Padati Jalan Siliwangi Cianjur, Antrean Panjang Mengular Demi Posisi di Toko Ritel
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Temukan Warga TPA Sarimukti Masak Bangkai Ayam untuk Konsumsi
Viral! Rumah Dua Lantai di Demak Tenggelam Jadi Satu Lantai Akibat Penurunan Tanah Selama 10 Tahun