REDAKSI88.com – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kecamatan Enggano, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata (ASA), kembali meninjau sejumlah titik strategis di wilayah kepulauan tersebut.
Dengan menempuh perjalanan laut sekitar 15 menit menggunakan kapal nelayan dari daratan utama Enggano, rombongan tiba di lokasi wisata yang dikenal dengan panorama alamnya yang masih alami dan belum banyak tersentuh pembangunan.
Setibanya di Pulau Dua Enggano, bupati ASA mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan alam yang dimiliki wilayah tersebut.
“Kegiatan hari ini adalah hari ketiga, dengan mengunjungi destinasi wisata. Saya akui, wisata di Pulau Dua keren,” ujar Bupati Arie, Kamis (17/7/2025).
Baca Juga: Tinjau Fasilitas Kesehatan, Bupati ASA Pastikan Pelayanan di Pulau Enggano Meningkat
Ia menilai bahwa potensi wisata Pulau Dua memiliki daya tarik setara dengan destinasi kelas dunia.
Namun, menurutnya, pengembangan kawasan ini masih terkendala kurangnya promosi dan keterbatasan infrastruktur pendukung, seperti akses transportasi, penginapan, serta fasilitas umum lainnya.
“Meski eksotis dan setara kelas dunia,” lanjutnya, “destinasi wisata di Pulau Dua hanya kurang terekspose dan minimnya sarana dan prasarananya.”
Usai mengunjungi destinasi wisata tersebut, Arie bersama rombongan melanjutkan agenda peninjauan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan kawasan kampung nelayan di Desa Kahyapu.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan sektor pariwisata dan perikanan sebagai penggerak ekonomi lokal.
Bupati berharap kunjungan ini menjadi awal dari transformasi Pulau Enggano, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.
“Semoga upaya ini menjadi solusi ke depan khususnya untuk kesejahteraan nelayan di Pulau Enggano,” ungkapnya.
Artikel Terkait
MK Tolak Permohonan Syarat Pendidikan Capres-Cawapres Jadi Sarjana, Tetap Minimal Lulusan SMA
RI Dikenai Tarif Impor 19 Persen oleh AS, Mendag: Justru Ada Peluang Tarik Investasi dan Tingkatkan Ekspor
Tak Etis & Arogan! Pengusiran Wartawan dari Gedung Pemda, PWI Ciayumajakuning: Ini Bukan Soal Aset, Tapi Pembungkaman Kritik Lewat Birokrasi
Tersingkir Tanpa Dialog! PWI Jabar Minta Pemkab Indramayu Tinjau Ulang Pengosongan Gedung Graha Pers
Asfiksia atau Pembungkaman? Analisis Kriminolog Forensik: Ada Tanda-Tanda Tak Wajar di Balik Kematian Arya Daru
Tinjau Fasilitas Kesehatan, Bupati ASA Pastikan Pelayanan di Pulau Enggano Meningkat