Redaksi88.com – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) melayangkan surat ke pemerintah untuk mulai menggunakan tempat makan atau food tray Makan Bergizi Gratis (MBG) buatan dalam negeri.
Hal ini disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan ke Kementerian Perdagangan.
Adapun pelayangan surat tersebut, mengacu pada dugaan bahwa food tray impor dari China menggunakan pelumas berbahan dasar babi dalam proses pembuatannya.
Baca Juga: Epidemi Meningitis: Waspadai Penyakit Saraf yang Berbahaya dan Bisa Mematikan
"Kami bersurat kepada Menteri Perdagangan yang poin isinya adalah untuk merekomendasikan terkait program MBG, khususnya produk food tray ini lebih mendukung kepada pengusaha lokal Indonesia," ujar Ketua Umum IPNU, Muhammad Agil Nuruz Zaman, kepada wartawan di Kantor Kemendag, Senin, 25 Agustus 2025.
Agil menyoroti penggunaan food tray untuk program MBG harus memperhatikan aspek kehalalan produk.
"Kami juga juga memberikan saran kepada Pak Menteri Perdagangan, agar food tray ini terjamin keamanan dari segi kesehatan, keamanan, dan kehalalan produk," imbuhnya.
Baca Juga: Mengintip Fenomena Passion Economy, Cara Kreator Konten Menyalurkan Hobi hingga Menjadi Ladang Cuan
Ia menilai, menggunakan produk buatan lokal juga mampu mendorong perputaran dana di dalam negeri.
"Dengan produk lokal, anggaran-anggaran negara ini tidak menguap ke luar negeri, belanja produknya dari Indonesia, bahannya dari Indonesia, dan juga dicetak di Indonesia," terangnya.
Agil meyakini pelaku usaha lokal pun mampu menyediakan food tray untuk mendukung salah satu program prioritas pemerintah tersebut.
"Sifatnya rekomendasi dan mendorong Kemendag, ayo dong stop impor, jangan pakai produk luar negeri, kita mampu lho," ujarnya lagi.
Baca Juga: Soal Anggaran Giant Sea Wall hingga Industri Mineral, Begini Tanggapan Sri Mulyani
Adapun saat ini, pengujian kehalalan terhadap dua sampel food tray impor asal China sedang dilakukan di laboratorium PT Sucofindo.***
Artikel Terkait
Prabowo Resmi Lantik Brian Yuliarto Jadi Kepala Badan Industri Mineral
PGN Pastikan Penyaluran Gas Industri Pulih Total, Operasional Kembali Normal
Bulog Ungkap Stok Beras Pemerintah Capai 3,91 Juta Ton, Siap Disalurkan untuk Bantuan Pangan
Momen Haru: Prabowo Berlutut Anugerahkan Bintang Jasa untuk Teungku Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Pertama RI
Soal Anggaran Giant Sea Wall hingga Industri Mineral, Begini Tanggapan Sri Mulyani