REDAKSI88.com – Menteri Pertanian/Mentan Andi Amran Sulaiman mengklaim harga beras turun di 32 provinsi di Indonesia. Meski begitu, ia mengingatkan agar penurunan harga tidak lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) demi melindungi petani.
Amran menjelaskan, penurunan harga beras tersebut berdasarkan hasil pemantauan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
“Alhamdulillah, menurut pemantauan Satgas, 32 provinsi sudah mengalami penurunan harga beras,” ujarnya dalam acara Gerakan Pangan Murah Serentak Beras SPHP di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu (30/8/2025).
Baca Juga: BBM SPBU Swasta Masih Langka Meski Kuota Impor Naik 10 Persen, Bahlil: Silakan Beli di Pertamina
Ia menambahkan, penurunan harga juga terlihat signifikan di 10 provinsi yang sebelumnya mengalami lonjakan harga.
“Bahkan 10 provinsi lebih rendah sekarang dibanding saat puncak harga naik,” katanya.
Menurut Amran, data yang dikumpulkan Bapanas dan Satgas Pangan menjadi dasar evaluasi pemerintah dalam menjaga kestabilan harga beras nasional. Namun ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kepentingan petani dan konsumen.
“Ke depan kita lanjutkan, tapi harga beras tidak boleh terlalu turun karena petani bisa terpukul. Bagaimana petani tetap mendapat HPP Rp6.500, sementara konsumen memperoleh harga yang baik,” jelas Amran.
Baca Juga: Dorong Pemerataan, Ekonomi Desa di Kawasan Timur Jadi Prioritas Pembangunan
Ia menegaskan, kebijakan ini merupakan arahan Presiden agar kesejahteraan petani terjaga, sekaligus konsumen tetap dapat membeli beras dengan harga terjangkau.
“Sehingga dua-duanya bahagia, petani tersenyum, konsumen bahagia. Itu mimpi kita,” tandas Amran.
Dengan klaim harga beras turun di 32 provinsi, pemerintah berharap stabilitas pasokan dan harga beras dapat terus terjaga, tanpa menekan petani di bawah HET beras yang telah ditetapkan.***
Artikel Terkait
KPI Sampaikan Duka atas Wafatnya Affan Kurniawan, Tekankan Profesionalisme Penyiaran
Lebih 100 Ribu Hektare Lahan Transmigrasi Belum Bersertifikat, Kementerian Fokus Benahi Konflik Agraria
Mentan Pastikan Beras SPHP Rusak Bisa Ditukar Langsung di Bulog
Pembukaan EXPO Bengkulu Utara Dihiasi Praktik Perjudian
Dorong Pemerataan, Ekonomi Desa di Kawasan Timur Jadi Prioritas Pembangunan
BBM SPBU Swasta Masih Langka Meski Kuota Impor Naik 10 Persen, Bahlil: Silakan Beli di Pertamina