Redaksi88.com – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta belakangan mengalami kendala.
Beberapa di antaranya dilaporkan kehabisan stok BBM non-subsidi akibat meningkatnya permintaan masyarakat.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan, meningkatnya permintaan tersebut dipicu oleh pergeseran pola konsumsi masyarakat dari BBM subsidi ke BBM non-subsidi.
Baca Juga: Perawatan Wajah Simpel di Rumah: Tips Memilih Serum Eksfoliasi untuk Pemula dan Rekomendasinya
Menurutnya, kebijakan penggunaan QR code dalam pembelian Pertalite turut memengaruhi terjadinya peralihan itu.
"Peningkatan itu karena ada shifting. Pertamina mewajibkan menggunakan QR code. Sementara masyarakat perlu mendaftar, kemudian mungkin CC kendaraannya tidak sesuai," ujar Yuliot saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu 3 September 2025.
"Terjadi shifting dari subsidi Pertalite ke non-subsidi. Jadi ini yang menyebabkan peningkatan," tambahnya.
Baca Juga: 5 Tips Solo Traveling: Cara Menikmati Long Weekend dengan Liburan Seru
Yuliot menambahkan, pergeseran konsumsi tersebut tidak sedikit.
Berdasarkan hasil perhitungan Kementerian ESDM, peningkatan penggunaan BBM non-subsidi mencapai 1,4 juta kiloliter.
"Menurut hitungan kami, shifting yang terjadi sekitar 1,4 juta kiloliter. Jadi itu yang menyebabkan ada peningkatan permintaan di badan usaha swasta," jelasnya.
Senada dengan Yuliot, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Laode Sulaeman menyatakan masyarakat kini tidak sepenuhnya bergantung pada BBM subsidi.
Baca Juga: Presiden Prabowo di China Kurang dari 8 Jam, Langsung Pulang Usai Agenda Kenegaraan
Pergeseran konsumsi terlihat dari meningkatnya penggunaan BBM dengan RON di atas 90, termasuk melalui SPBU swasta.
Artikel Terkait
Pastikan Bukan karena Langka, Mentan Sebut Stok Beras di Ritel Modern Kosong akibat Perubahan Distribusi
Janji Puan Maharani: DPR Akan Berbenah dan Terbuka Mendengar Aspirasi Rakyat
Audiensi dengan Mahasiswa, Dasco Minta Maaf DPR Masih Keliru Jalankan Tugas Wakil Rakyat
Wahana Ketangkasan di EXPO Bengkulu Utara Masih Jalan, Polisi Diminta Tegas
Presiden Prabowo di China Kurang dari 8 Jam, Langsung Pulang Usai Agenda Kenegaraan