Suara Dari Ikan Paus Sperma Dapat Membuat Pendengaran Seseorang Tuli Permanen

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 23 September 2024 | 11:56 WIB
Ikan Paus Sperma Sedang Menyemburkan Air (Foto/Pixabay/Nesslinger-it)
Ikan Paus Sperma Sedang Menyemburkan Air (Foto/Pixabay/Nesslinger-it)

REDAKSI88.COM - Paus Sperma (Physeter macrocephalus) merupakan salah satu hewan dengan suara terkeras di dunia. Konon dapat menyebabkan pendengaran tuli permanen.

Suara yang dihasilkan oleh paus ini dapat mencapai 230 desibel, jauh lebih nyaring dibandingkan dengan suara jet yang sedang lepas landas.

Keunikan ini membuat Paus Sperma memiliki kemampuan vokalisasi yang luar biasa.

Suara keras tersebut mereka gunakan untuk berkomunikasi antar sesama paus serta sebagai alat navigasi di laut dalam yang minim cahaya.

Selain itu, suara ini juga membantu Paus Sperma dalam berburu mangsa di kedalaman laut, di mana jarak pandang sangat terbatas.

Vokalisasi Paus Sperma semuanya berdasarkan bunyi klik yang dijelaskan dalam empat jenis, yaitu ekolokasi biasa, derit, koda, dan klik lambat.

Jenis klik ekolokasi biasa digunakan untuk mencari mangsa.

Klik derit adalah serangkaian bunyi klik frekuensi tinggi yang cepat yang terdengar seperti engsel pintu yang berderit, bunyi ini biasanya digunakan untuk mencari mangsa.

Bunyi klik lambat hanya terdengar di paus jantan (tidak pasti apakah paus betina juga melakukannya atau tidak).

Paus jantan mengeluarkan banyak bunyi klik lambat di tempat berkembang biak, baik di dekat permukaan maupun di kedalaman.

Hal ini menunjukkan bahwa bunyi klik tersebut terutama merupakan sinyal kawin, di luar tempat berkembang biak, bunyi klik lambat jarang terdengar, dan biasanya di dekat permukaan.

Suara nyaring dari Paus Sperma bisa membuat cedera serius, termasuk gangguan pendengaran sementara atau bahkan tuli permanen jika terlalu dekat dengan mereka.

Karena suaranya sangat kuat, gelombang suara ini bisa mengganggu telinga dalam, terutama di bawah air di mana suara merambat lebih cepat dan lebih kuat dari pada di udara.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X