CEO Promedia Agus Sulistiyono: Desakan Stop Impor Beras, Sapi, dan Daging Beku Demi Lindungi Petani

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 10 November 2024 | 14:33 WIB
CEO Promedia, Agus Sulistiyono desak kebijakan ekonomi Pro Rakyat dan stop impor beras, sapi, dan daging beku yang memukul petani dan peternak.   (Foto/Istimewa)
CEO Promedia, Agus Sulistiyono desak kebijakan ekonomi Pro Rakyat dan stop impor beras, sapi, dan daging beku yang memukul petani dan peternak. (Foto/Istimewa)

REDAKSI88.com, Bandung– Agus Sulistriyono, CEO Promedia, lantang menyuarakan kritik tajam terhadap kebijakan impor komoditas yang menurutnya telah melukai perekonomian petani, peternak, dan nelayan di tanah air.

Suara keberpihakan pada rakyat kecil ini, ia sampaikan dengan harapan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret yang berpihak pada para pelaku usaha mikro di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Menurut Agus, kebijakan impor yang berlebihan telah merusak harga komoditas lokal seperti beras, sapi, dan domba, hingga para produsen dalam negeri kesulitan untuk bersaing di pasar mereka sendiri.

Baca Juga: Wapres Gibran Rakabuming Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2024 di TMPN Kalibata, Wariskan Semangat Nasionalisme

Ia menyayangkan, bahwa ambisi swasembada yang digaungkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran berpotensi gagal, jika tidak ada perubahan mendasar terhadap kebijakan yang merugikan produsen lokal ini.

Stop atau Kurangi Impor Beras

"Kalo kita berpihak sama petani, peternak dan nelayan, maka stop/kurangi impor beras," tegas Agus.

Ia menilai, keberhasilan swasembada beras hanyalah ilusi jika harga beras di tingkat petani tetap sangat rendah.

"Kondisi ini membuat petani terus merugi dan pada akhirnya kehilangan motivasi untuk menanam padi," ujarnya dengan nada prihatin.

Baca Juga: Prabowo dan Xi Jinping Saksikan Penandatanganan MoU Kerja Sama Indonesia dan Tiongkok

Stop atau Kurangi Impor Sapi

Kritik juga ia lontarkan terhadap tingginya ketergantungan pada sapi impor.

Menurut Agus, para jagal (penjagal hewan ternak) lebih memilih sapi impor yang harganya cenderung lebih murah, yang pada akhirnya menekan harga sapi lokal.

"Akibatnya harga sapi lokal murah. Buat beli pakan penggemukan saja bisa tekor," jelasnya, menyoroti dampak negatif yang menekan peternak lokal.

Stop Impor Daging Domba Beku

Lebih lanjut, Agus menyoroti kebijakan impor daging domba beku yang ia sebut bisa menghancurkan ekonomi peternak kecil.

Ia mengingatkan bahwa sebagian besar peternak domba atau kambing hanyalah rakyat kecil yang menjalankan usaha rumahan.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X