Anak Pertama Wapres RI Ke-3, Otto Malik, Kesulitan Berobat dengan BPJS Kesehatan

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 26 Desember 2024 | 19:54 WIB
AM Hendropriyono membesuk Otto Malik, anak Wakil Presiden RI ke-3 Adam Malik di RSPAD Gatot Subroto.  (Foto/Istimewa)
AM Hendropriyono membesuk Otto Malik, anak Wakil Presiden RI ke-3 Adam Malik di RSPAD Gatot Subroto. (Foto/Istimewa)

REDAKSI88.com, JAKARTA – Otto Malik, anak pertama Wakil Presiden RI ke-3 Adam Malik, mengalami kendala saat berobat menggunakan BPJS Kesehatan. Peristiwa ini terjadi di RS Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan, pada 24 Desember 2024 lalu.

Hetty Kustiati, istri Otto Malik, menceritakan pengalaman tersebut di RSPAD Gatot Subroto pada Kamis, 26 Desember 2024.

Ia mengungkapkan, Otto Malik sebelumnya dilarikan ke IGD RS Suyoto pada 16 Desember 2024 setelah terjatuh dari kursi di rumah akibat penyakit stroke yang dideritanya.

Baca Juga: Polda Lampung Himbau Pengelola Pantai Perketat Aturan Berenang Akibat Fenomena Cuaca Ekstrem

"Di IGD, Pak Otto mendapatkan perawatan selama tiga hari untuk penanganan pertama, seperti pengecekan laboratorium dan jantung. Dokter menyarankan operasi penggantian sendi panggul karena keropos," jelas Hetty, seperti dilansir dari Kilat.com.

Namun, setelah tiga hari perawatan, Otto diminta pulang dan dijadwalkan kembali pada 24 Desember 2024 untuk kontrol dan operasi.

"Kami sudah tanyakan apakah perlu kembali ke IGD, dan dokter bilang langsung datang karena sudah ada surat kontrol," ujarnya.

Baca Juga: Tragedi Jatuhnya Pesawat Azerbaijan Airlines di Kazakhstan: 38 Orang Tewas, 28 Selamat

Saat kontrol pada 24 Desember, keluarga terkejut karena pihak RS menyatakan operasi tidak bisa dilakukan. Alat yang dibutuhkan tidak tersedia dan tidak dicover BPJS Kesehatan. Hal ini membuat keluarga bingung.

"Saya pikir begitu kontrol, langsung dijadwalkan operasi. Tapi pihak RS bilang tidak bisa karena alatnya tidak ada dan harus konsultasi ke BPJS. Baru ada kepastian setelah tahun baru," ungkap Hetty.

Kondisi Otto yang semakin serius membuat keluarga merasa tidak mungkin menunggu terlalu lama. Pihak RS menyarankan jika operasi dilakukan lewat jalur umum tanpa BPJS, alat bisa langsung dipesan, namun keluarga harus menanggung biayanya sendiri.

Baca Juga: Ini Tanggapan Jokowi Usai Namanya Terseret Skandal Suap Hasto Kristiyanto, Begini Peran Krusial sang Sekjen PDIP

"Ini yang membingungkan kami. Pakai BPJS tidak bisa, tapi kalau bayar sendiri bisa. Bagaimana ini?”keluh Hetty.

Akhirnya, keluarga memutuskan menghubungi AM Hendropriyono untuk mencari solusi. "Alhamdulillah, dibantu Pak Hendropriyono, Pak Otto kini bisa ditangani di RSPAD Gatot Subroto," tutup Hetty.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X