REDAKSI88.com - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bengkulu Utara berkolaborasi dengan MG Sundawa Group membangun satu unit rumah untuk warga kurang mampu di Dusun 3, Desa Padang Jaya.
Pembangunan yang dimulai Senin (24/3/2025) ini ditargetkan selesai dalam tiga pekan.
"Pembangunan ini murni dari dana pengusaha dan pemilik media. Kami membangun dari nol hingga rumah siap huni," jelas Ismail Yugo, Ketua SMSI Kabupaten Bengkulu Utara. Senin (24/3/2025)
Ismail mengungkapkan, satu bulan sebelumnya pihaknya telah mengajukan proposal bantuan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkulu Utara.
"Kami masih menunggu konfirmasi. Harapannya Baznas bisa berpartisipasi," tambahnya.
Bangun Titis Erlangga, Ketua Komunitas Mereka Tidak Sendiri, menyatakan setelah proyek di Padang Jaya selesai, tim akan melakukan bedah rumah di Kecamatan Hulu Palik.
"Ini murni dari swadaya mitra kami. Target berikutnya membantu warga di Hulu Palik," pungkasnya.
Penerima manfaat, Badaros Syamsi, merupakan warga yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.
Baca Juga: Ariel NOAH Kritik Kinerja LMK: 'Laporan Kurang Detail, Mekanisme Masih Primitif'
Pembangunan rumah ini difasilitasi oleh pendamping rehabilitasi sosial Kementerian Sosial dengan bahan material utama berasal dari MG Sundawa Group, perusahaan di sektor perikanan, serta swadaya masyarakat setempat.
Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak seperti MG Sundawa Group sebagai penyedia material utama, komunitas kemanusiaan Mereka Tidak Sendiri sebagai pelaksana, dan SMSI Bengkulu Utara sebagai inisiator.***
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Siap Hadapi Bahrain, Patrick Kluivert Buka Peluang Rotasi Pemain
Siap Bangkit dari Laga Kontra Melawan Bahrain, Rizky Ridho Soroti Peluang Duet Dengan Jay Idzes
Bukan UU TNI, Mahfud MD Kritik Praktik Lama Orde Baru yang Muncul di Era Prabowo
Ariel NOAH Kritik Kinerja LMK: 'Laporan Kurang Detail, Mekanisme Masih Primitif'
Influencer Palembang Bongkar Dugaan Settingan di Balik Viralnya Rendang Willie Salim
Buntut Dari Viralnya Konten Masak Rendang 200 Kg di Palembang, Willie Salim Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Pencemaran Nama Baik