BENGKULU – Pemilihan Gubernur (Pilgub Bengkulu) dalam Pilkada Serentak 2024 menjadi panggung kemenangan bagi pasangan calon nomor urut 1, Helmi Hasan-Mian.
Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dirilis oleh CPI LSI Denny JA, pasangan ini unggul dengan perolehan suara mencapai 56,18 persen, meninggalkan rivalnya, pasangan nomor urut 2, Rohidin Mersyah-Meriani, yang meraih 43,82 persen.
"Hasil ini kami peroleh dari data 300 sampel TPS yang tersebar di seluruh Provinsi Bengkulu. Tingkat partisipasi pemilih cukup tinggi, yaitu mencapai 76,87 persen, dengan margin of error ±1 persen," ujar Pandu Anindya, peneliti CPI LSI Denny JA, di Bengkulu, Rabu, (27/11).
Baca Juga: Jubir FMBP: PT Agricinal Belum Memiliki Lima Sertifikat Pasca Perpanjangan HGU
Helmi Hasan-Mian menunjukkan dominasi hampir di seluruh kabupaten/kota di Bengkulu.
Salah satu kemenangan paling mencolok terlihat di Kabupaten Bengkulu Tengah, di mana pasangan ini unggul dengan 62,74 persen suara, dibandingkan pasangan Rohidin-Meriani yang hanya memperoleh 37,26 persen.
Namun, kemenangan pasangan Helmi-Mian tidak mutlak. Di Kabupaten Bengkulu Selatan, pasangan nomor urut 2, Rohidin-Mersyah-Meriani, berhasil unggul dengan perolehan suara 55,02 persen, sementara Helmi-Mian mengantongi 44,98 persen.
Baca Juga: Segini Biaya untuk Peningkatkan Gizi Anak Lewat Program Makan Bergizi Gratis
"Kami masih menunggu hasil resmi dari KPU Provinsi Bengkulu. Namun, berdasarkan pola yang terlihat, kami yakin tidak akan berbeda jauh dengan hasil quick count ini," tambah Pandu.
Dua Kandidat Bertarung dalam Dinamika Politik
Pilkada Bengkulu 2024 mempertemukan dua tokoh besar. Helmi Hasan, mantan Wali Kota Bengkulu dua periode, berpasangan dengan Mian, yang menjabat sebagai Bupati Bengkulu Utara.
Di sisi lain, Rohidin Mersyah, Gubernur petahana, menggandeng Meriani sebagai calon wakil gubernur.
Namun, kontestasi politik ini diwarnai kejutan dramatis. Sehari menjelang masa tenang, Rohidin Mersyah tersandung kasus dugaan korupsi.
Baca Juga: Usai Nyoblos, Prabowo Bercengkrama Hangat dengan Warga Bojong Koneng
Ia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Bahas Kebijakan Pembelajaran Coding dan Evaluasi Zonasi PPDB
Prabowo Nyoblos pada pilkada 2024 di Bojong Koneng, Beri Pesan: Menang Kalah Soal Biasa, Utamakan Kerja Sama
Usai Nyoblos, Prabowo Bercengkrama Hangat dengan Warga Bojong Koneng
Segini Biaya untuk Peningkatkan Gizi Anak Lewat Program Makan Bergizi Gratis
Dua Hari Mediasi Tanpa Hasil, Warga Lanjutkan Aksi di PT Agricinal
Jubir FMBP: PT Agricinal Belum Memiliki Lima Sertifikat Pasca Perpanjangan HGU