daerah

Polres Bengkulu Utara Perketat Pengawasan Harga Sembako Ramadhan dan Jelang Lebaran 2025

Selasa, 25 Maret 2025 | 12:12 WIB
Pengawasan terhadap harga dan ketersediaan sembako di sejumlah pasar tradisional. (Istimewa)

REDAKSI88.com, BENGKULU UTARA – Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2025, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu Utara meningkatkan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan sembako di sejumlah pasar tradisional.

Operasi ini difokuskan di Pasar Purwodadi, Argamakmur, untuk memastikan stabilitas harga dan mencegah praktik penimbunan serta spekulasi yang merugikan masyarakat.

Dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Andhika Rizkiawan Ramadhan, dan tim melakukan sidak ke sejumlah pasar, kedai, dan warung.

Andhika menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya proaktif untuk mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan barang.

Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Perbaikan Strategi Komunikasi Pemerintah

"Kami memeriksa ketersediaan stok dan memastikan tidak ada pelanggaran Harga Eceran Tertinggi (HET). Sejauh ini, harga sembako seperti Minyakita masih stabil," jelas Andhika saat dikonfirmasi pada Selasa (25/3/2025).

Polres Bengkulu Utara mengingatkan para pedagang untuk mematuhi ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah.

Pelaku usaha yang terbukti melakukan penimbunan atau markup harga berlebihan akan dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan aturan terkait.

Di sisi lain, masyarakat juga didorong untuk berperan aktif melaporkan dugaan kecurangan.

"Laporkan jika ada indikasi penimbunan atau kenaikan harga tidak wajar melalui saluran pengaduan resmi kepolisian," ujar Andhika.

Baca Juga: SMSI Bengkulu Utara dan MG Sundawa Group Bangun Rumah untuk Warga Tidak Mampu di Padang Jaya

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, permintaan sembako seperti minyak goreng, beras, gula, dan telur biasanya meningkat signifikan saat Ramadan dan mendekati Lebaran.

Untuk mencegah kelangkaan, Polres Bengkulu Utara berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan setempat guna memantau distribusi barang.

"Kami bekerja sama dengan distributor dan supplier untuk memastikan pasokan lancar. Tidak boleh ada permainan harga yang memberatkan konsumen," tegas Andhika.

Sejumlah warga menyambut positif langkah pengawasan yang dilakukan Polres Bengkulu Utara ini.

Baca Juga: Ariel NOAH Kritik Kinerja LMK: 'Laporan Kurang Detail, Mekanisme Masih Primitif'

"Semoga harga tetap terkendali, terutama untuk kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan beras," kata Siti, seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Purwodadi.

Halaman:

Tags

Terkini