Redaksi88.com- Dalam rangka menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bengkulu Tengah yang semakin dekat, Ikatan Mahasiswa Bengkulu Tengah (IKAMA Benteng) menggelar deklarasi Pilkada 2024 damai.
Acara yang berlangsung pada Kamis, 10 Oktober 2024, di depan Aula Pendopo Kabupaten Bengkulu Tengah, Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi, ini dihadiri oleh para mahasiswa serta perwakilan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ikama Benteng, yang dikenal sebagai organisasi mahasiswa daerah dengan fungsi sebagai Agen of Change dan Kontrol Sosial, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada pada 27 November 2024.
Baca Juga: Danau Nibung Primadona Wisata Alam Mukomuko dengan Panorama Memikat dan Sejarah Menarik
Ketua Umum Ikama Benteng, Slamet Nastain, memimpin langsung deklarasi tersebut, di mana mereka secara tegas menolak politik uang dan politik identitas.
"Kami, Ikatan Mahasiswa Bengkulu Tengah, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk datang ke TPS pada 27 November 2024, menolak politik uang dan politik identitas. Salam persaudaraan, kita semua bersaudara," seru Slamet di hadapan para peserta deklarasi.
Deklarasi ini dianggap sebagai bagian dari tanggung jawab Ikama Benteng sebagai organisasi mahasiswa dan kepemudaan dalam meningkatkan partisipasi pemilih.
Baca Juga: Baim Wong Ajukan Talak Cerai, Paula Verhoeven Tetap Tenang dan Pilih Doakan Anak-anak
Mereka berharap seluruh masyarakat ikut serta menyukseskan Pilkada demi kemajuan Kabupaten Bengkulu Tengah.
Selain itu, Slamet Nastain juga menekankan pentingnya para pasangan calon (paslon) untuk berkompetisi dengan baik, tanpa mengandalkan politik uang dan politik identitas yang dapat memecah belah masyarakat.
Menurutnya, Pilkada yang damai dan demokratis akan membawa kemajuan bagi Kabupaten Bengkulu Tengah dan mempererat persatuan di antara warganya.
Baca Juga: Pemkab Benteng Giat Sosialisasi Pendidikan Politik untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada 2024
"Dengan deklarasi ini, kami berharap Pilkada Benteng 2024 bisa menjadi ajang demokrasi yang bersih, adil, dan damai. Semua pihak, baik masyarakat maupun paslon, memiliki peran penting untuk menciptakan suasana kondusif yang mendukung kemajuan bersama," tutup Slamet.
Deklarasi tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang berharap inisiatif mahasiswa ini mampu memberikan pengaruh positif pada jalannya Pilkada mendatang.***