Tidak berhenti sampai di situ, Febri juga mengingatkan bahwa PT Agricinal bukan hanya harus berhadapan dengan pemerintah daerah, tetapi juga dengan masyarakat yang semakin marah.
"Jangan anggap sepele kesabaran rakyat! Tanah ini milik mereka, dan mereka menuntut keadilan. Jika Agricinal tidak segera mengambil langkah, situasi ini sebagai 'percikan api' yang bisa menyulut amarah sosial jika tidak segera ditangani," pungkasnya.***