Kepergian Ibrahim Sjarief, Quraish Shihab: Hati Memang Sedih, Air Mata Berlinang

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 21 Mei 2025 | 19:00 WIB
Almarhum Ibrahim Sjarief (kiri) dan penceramah Indonesia, Quraish Shihab (kanan).  (Instagram.com / @ahp.id - @quraish.shihab)
Almarhum Ibrahim Sjarief (kiri) dan penceramah Indonesia, Quraish Shihab (kanan). (Instagram.com / @ahp.id - @quraish.shihab)

Redaksi88.com – Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, suami dari jurnalis Najwa Shihab, telah berpulang ke rahmatullah.

Jenazahnya dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Rabu, 21 Mei 2025 sekitar pukul 10.30 WIB.

Sejumlah tokoh nasional terlihat hadir dalam prosesi pemakaman tersebut. Di antaranya mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta politikus Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria. 

Kehadiran mereka turut memberikan doa dan dukungan moral kepada keluarga besar Najwa Shihab yang tengah berduka.

Baca Juga: Tanggapi Sindiran Gubernur Konten, Dedi Mulyadi: Lebih Baik Disebut Gubernur Konten daripada Jadi Kepala Daerah yang Molor!

Ayah Najwa Shihab, Quraish Shihab, yang juga dikenal sebagai cendekiawan muslim dan penceramah terkemuka, mengungkapkan bahwa keluarganya saat ini sedang berada dalam suasana duka. 

Namun ia menekankan bahwa kesedihan tersebut tidak berlarut-larut, karena semua telah dipasrahkan kepada kehendak Tuhan.

“Keluarga tetap stabil, baik, pasrah, legowo. Semua apa yang ditentukan Tuhan, itulah yang terbaik,” ungkap Quraish Shihab usai pemakaman di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Mei 2025.

“Hati memang sedih, air mata berlinang, tetapi kita tidak berucap kecuali apa yang dikehendaki oleh Tuhan,” sambungnya.

Baca Juga: Beri Bonus Uang Rp25 Juta ke Para Siswa, Dedi Mulyadi Blak-blakan dari Hasil Bikin Konten

Quraish Shihab juga memberikan kesaksiannya tentang sosok mendiang menantunya, menyebutnya sebagai pribadi yang baik, hal itu terlihat dari banyaknya pelayat yang datang memberikan doa terakhir.

“Kalau tanya saya, saya berkata dia orang baik. Kalau dia bukan orang baik, tidak sebanyak ini orang yang datang berkunjung, mendoakan,” terangnya.

Ia kemudian menambahkan bahwa dalam Islam, ada ungkapan belasungkawa yang paling utama dan mengandung makna kepasrahan yang mendalam kepada Allah SWT.

“Ucapan belasungkawa yang paling diajarkan agama (Islam) itu, Innalillahi wa Inna ilaihi Rojiun (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali),” ucap Quraish.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X