Anies Soroti Absen Presiden RI di PBB: Negara Besar Tak Boleh Diam Hadapi Masalah Global

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 13 Juli 2025 | 20:30 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Instagram.com/@aniesbaswedan)
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Instagram.com/@aniesbaswedan)

REDAKSI88.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengkritisi ketidakhadiran Presiden Republik Indonesia dalam forum-forum penting Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama beberapa tahun terakhir. 

Menurutnya, sebagai negara besar, Indonesia seharusnya aktif mengambil peran dalam percaturan global.

“Kita di Indonesia bisa ikut ambil peran di situ (aktif di kancah internasional). Tentu pemerintah harus merumuskan, bisa ambil peran aktif,” ujar Anies seusai menghadiri Rapat Pimpinan Nasional organisasi masyarakat Gerakan Rakyat di kawasan Jakarta Pusat, Minggu, 13 Juli 2025.

Baca Juga: Jakarta Bukan Sekadar Ibukota: Pesan Tersirat Anies dari Nama Stasiun MRT ‘ASEAN’

Anies menegaskan, tantangan isu global seperti lingkungan, kemanusiaan, dan konflik yang terus bermunculan membutuhkan partisipasi nyata dari negara-negara besar, termasuk Indonesia.

“Jadi ada tantangan besar soal lingkungan hidup. Ini adalah masalah kemanusiaan dan Indonesia bisa ambil peran di situ,” terang Anies.

“Lalu yang kedua, ketegangan-ketegangan akibat konflik yang bermunculan di beberapa wilayah. Akhir-akhir ini muncul di Timur Tengah,” imbuhnya.

Baca Juga: Bahas Energi Hijau dan Akses Listrik Merata, PT PLN Gandeng JMSI Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Ia juga menyinggung ketegangan di sektor ekonomi dan perdagangan internasional sebagai isu strategis yang menuntut respons kolektif.

“Yang ketiga adalah ketegangan akibat kebijakan ekonomi, perdagangan di dunia,” terangnya.

Anies sebelumnya menyoroti absennya Presiden RI dalam forum-forum internasional, khususnya Sidang Umum PBB, yang menurutnya selama ini hanya dihadiri oleh Menteri Luar Negeri. 

Baca Juga: Tarif Trump 32 Persen Ditunda, Airlangga: Negosiasi Masih Berjalan

Padahal, kehadiran kepala negara dinilai penting demi memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

“Kita harus selalu muncul dalam pertemuan-pertemuan global. Bapak ibu sekalian bertahun-tahun Indonesia absen di pertemuan PBB. Kepala negara tidak muncul. Selalu Menteri Luar Negeri,” kata Anies dalam pidatonya di forum yang sama.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X