Instruksi Presiden, Kementerian PU Data Fasilitas Umum Rusak Pascademo untuk Rehabilitasi

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 3 September 2025 | 12:32 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo menyebut sudah menerima instruksi Presiden terkait pemulihan fasilitas umum.   (Instagram.com/@agusyudhoyono)
Menteri PU Dody Hanggodo menyebut sudah menerima instruksi Presiden terkait pemulihan fasilitas umum. (Instagram.com/@agusyudhoyono)

Redaksi8.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menindaklanjuti arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pemulihan fasilitas umum yang rusak akibat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal bagi masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pihaknya telah menerima instruksi langsung dari Presiden agar segera melakukan penanganan darurat.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Demo Damai Dilindungi, Perusuh Akan Ditindak Tegas

“Arahan Presiden kepada Kementerian PU agar segera melakukan rehabilitasi kepada fasilitas umum yang terdampak,” ujar Dody dalam keterangan resmi, Selasa 2 September 2025.

Ia menyebut, jajarannya sudah diminta untuk memulai pendataan infrastruktur yang mengalami kerusakan.

“Saya sudah meminta Sekretaris Jenderal dan Direktur Jenderal Cipta Karya untuk mulai mengidentifikasi infrastruktur publik mana saja yang harus kita rehabilitasi,” imbuhnya.

Baca Juga: Mensos Sebut Presiden Siapkan Bantuan untuk Korban Unjuk Rasa, Keluarga akan Didukung Sesuai Kebutuhan

Dody menambahkan, proses pendataan akan dipercepat agar laporan bisa segera disampaikan kepada Presiden sebelum pekerjaan fisik dimulai. 

Target pelaksanaan rehabilitasi dijadwalkan pada akhir pekan ini atau awal pekan depan.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi erat dengan pemerintah daerah serta aparat kepolisian demi memperlancar proses pemulihan.

Baca Juga: Polisi Ungkap Penemuan Lima Mayat Diduga Satu Keluarga Terkubur di Rumah Indramayu

Sementara itu, Direktur Jenderal Cipta Karya, Dewi Chomistriana, mengungkapkan hasil pendataan awal yang telah dilakukan.

“Telah diidentifikasi 42 bangunan gedung dan 32 pos polisi terdampak di 29 kota pada 12 provinsi dan data ini masih berpotensi terus bertambah dan akan difinalisasi,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X