REDAKSI88.com – Ledakan dahsyat mengguncang kawasan pemukiman warga di Jalan Talas II RT 03/RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat, 12 September 2025 sekitar pukul 05.15 WIB.
Peristiwa mengejutkan itu menghancurkan tiga rumah dan merusak sepuluh rumah lainnya di sekitarnya.
Salah satu warga terdampak, Mahmud (64), menceritakan detik-detik saat rumahnya porak-poranda diterjang ledakan misterius tersebut.
“Meledak kencang banget. Batu-batu pada mental tuh,” ungkap Mahmud dengan nada cemas.
Baca Juga: Tanggul Beton Cilincing Disorot: Nelayan Keluhkan Akses Terhambat, Bos KCN Buka Suara
Ia menuturkan, ledakan keras itu membuat atap rumahnya runtuh dan dirinya sempat terhenti dari aktivitas pagi.
“(Saya) sudah ambil wudhu, tapi nggak jadi salat Subuh karena dengar suara ledakan itu,” ucapnya.
Setelah ledakan, suasana berubah hening. Rumah-rumah tertutup abu hingga tampak gelap. Mahmud bersama keluarganya pun segera keluar untuk menyelamatkan diri.
“Kondisi gelap habis itu, karena abunya kan. Untungnya sudah bangun semua,” jelasnya.
Hingga kini, otoritas setempat belum bisa memastikan penyebab ledakan. Hal itu membuat warga hanya bisa menduga-duga.
Salah satu spekulasi yang beredar di kalangan warga adalah dugaan jatuhnya meteor di lokasi kejadian.
“Tadi kata orang-orang kayak meteor, cuma enggak tahu juga saya, belum ketahuan karena apa,” tutur Mahmud.
Saat ini, rumah-rumah yang terdampak sudah dipasangi garis polisi. Hingga pukul 17.00 WIB, sejumlah personel Brimob, Gegana, dan Puslabfor masih melakukan penyelidikan di lokasi.
Artikel Terkait
Setujui Adanya Pembentukan Tim Investigasi Independen, AHY Sebut Bisa Cegah Misinformasi hingga Teori Konspirasi
Janji Wapres Gibran saat Berdialog dengan Warga Korban Banjir Bali
Presiden Prabowo Dijadwalkan Bicara di Majelis Umum PBB, Kemlu Bocorkan Fokus Pembahasan
Mahfud MD Jelaskan Polemik Ferry Irwandi dan Dansat Siber TNI, Sarankan Kasus Tidak Diperluas
Pesan Chairman Rockefeller ke Menkeu Purbaya: Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh Pesat Jika Sektor Swasta Lebih Diberdayakan
Tanggul Beton Cilincing Disorot: Nelayan Keluhkan Akses Terhambat, Bos KCN Buka Suara