“Beliau bilang, ‘Saya oke, boleh, bagus,’” tambahnya.
Menteri Sekretaris Negara/Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan Istana mendukung langkah Purbaya menarik anggaran yang gagal terserap.
“Menurut kami, itu memang harus dilakukan karena belanja pemerintah harus optimal. Kalau Menkeu mengevaluasi, tentu berdasar data,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Jumat (19/9/2025).
Baca Juga: BGN Angkat Bicara soal Dugaan 5.000 SPPG Fiktif: Ada Proses Verifikasi hingga Roll Back MBG
Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo memberi perhatian serius pada penyerapan anggaran.
“Kalau serapannya belum optimal, wajib mendorong pelaksanaan program kementerian terkait. Kendala apa pun, kita cari jalan keluarnya,” ucapnya.
Dalam rapat perdananya bersama DPR setelah pelantikan, Rabu (10/9/2025), Purbaya menegaskan akan menyisir penyerapan anggaran dengan membentuk tim khusus monitoring.
“Kalau mereka tidak bisa menyusun kebijakan anggaran dalam program kerja atau pengajuan anggaran, kami akan kirim orang ke sana supaya jalannya cepat, dan akan kami monitor secara reguler,” jelasnya.
“Akan saya sisir, bagian yang lambat akan kami percepat,” tegas Purbaya.***
Artikel Terkait
TNI AD Tanggapi Kritik Sipil soal Penjagaan Gedung Parlemen: Sudah Sesuai Aturan
BGN Angkat Bicara soal Dugaan 5.000 SPPG Fiktif: Ada Proses Verifikasi hingga Roll Back MBG
Dana Jumbo Rp200 Triliun ke Himbara, KPK Bersuara, Menkeu Purbaya Tegas Menjawab
Menapaki Karier Hasan Nasbi, dari Kepala PCO hingga Ditunjuk Jadi Komisaris Pertamina
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Tembakau Sintetis Rp21 Miliar di Jabodetabek, 9 Tersangka Ditangkap serta Gudang di Cikarang Terungkap
Gegara Sirene dan Strobo, TNI-Korlantas Luruskan Aturan, Istana Beri Peringatan untuk Pejabat